This Author published in this journals
All Journal eCo-Buss
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keputusan Pembelian Produk Eiger Ditinjau Dari Brand Image, Lifestyle, dan Green Marketing Pada Masyarakat Kecamatan Jatiasih Rindhi Kurnia Sari; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4064

Abstract

Isu lingkungan menjadi perhatian masyarakat umum akibat peningkatan kesadaran akan kerusakan alam yang disebabkan oleh aktivitas manusia, di mana Indonesia memproduksi sekitar 64 juta ton limbah setiap tahunnya namun hanya 10-15% yang berhasil melalui proses daur ulang. Eiger masih berada di posisi utama pada kelompok merek outdoor lokal, tantangan besar tetap muncul dalam menjaga brand image di tengah kompetisi yang sangat tinggi. Keputusan pembelian produk Eiger dalam studi ini ditelaah untuk mengetahui sejauh mana kontribusi brand image, lifestyle, dan green marketing dalam memengaruhinya di kalangan masyarakat Kecamatan Jatiasih, ditinjau secara parsial maupun simultan sehingga dapat dipahami sejauh mana ketiga faktor mampu memberikan dampak yang berarti dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Riset ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh dari hasil kuesioner yang dibagikan melalui google form, dengan skala pengukuran likert 1-5, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 29, melibatkan 100 responden yang bertempat tinggal di Kecamatan Jatiasih dan memenuhi syarat memiliki pengalaman membeli produk Eiger. Hasil pengujian memperlihatkan ketiadaan signifikan pada brand image, sedangkan pada lifestyle dan green marketing adanya signifikan yang mempengaruhinya. Adanya signifikan secara simultan brand image, lifestyle, dan green marketing pada keputusan pembelian. Eiger perlu memperkuat pendekatan lifestyle serta green marketing, antara lain melalui penghadiran produk yang selaras dengan gaya hidup konsumen serta penguatan komunikasi nilai keberlanjutan lingkungan pada setiap kategori produk yang dipasarkan.