This Author published in this journals
All Journal eCo-Buss
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Digital Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Brand H&M di Summarecon Mall Bekasi Riani Handayani; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4105

Abstract

Industri fashion saat ini sedang melalui perubahan besar yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan perubahan cara masyarakat berbelanja secara online. Persaingan yang semakin sengit di industri fast fashion mendorong perusahaan, termasuk H&M, untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, e-WOM, serta kualitas produknya agar bisa menarik minat pembeli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data terkumpul dengan cara memberikan kuesioner yang disebarkan melalui Google Forms. Analisis data dalam studi ini dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SPSS versi 29. Studi ini menemukan bahwa pemasaran digital, e-WOM, dan kualitas produk masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap seberapa besar keinginan konsumen untuk membeli suatu produk, baik jika dilihat secara terpisah maupun secara bersama-sama. Kualitas produk yang baik sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan dan membangkitkan minat mereka. Pemasaran digital dan e-WOM oleh pelanggan dapat menciptakan kesan positif terhadap produk serta menyebarkan informasi mengenai produk tersebut secara lebih luas. Studi ini menunjukkan bahwa H&M perlu melakukan perubahan pada rencana pemasaran digitalnya dengan memanfaatkan media sosial dan platform online secara lebih efektif, meningkatkan kualitas produknya agar lebih sesuai dengan keinginan pelanggan, serta memanfaatkan e-WOM secara lebih optimal untuk menciptakan citra merek yang lebih positif, yang dapat membantu meningkatkan minat pelanggan untuk membeli dari mereka. Studi ini kemungkinan akan memberikan informasi berharga bagi bidang ilmiah dan berfungsi sebagai panduan bagi penelitian di masa depan mengenai perilaku konsumen di industri mode yang berfokus pada pemasaran digital.