Esoniman
Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Tahsin untuk Penguatan Kualitas Bacaan Al-Qur'an Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah di Way Kanan, Lampung Esoniman; Siti Juariah; Feri Riski Dinata
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.1097

Abstract

Kualitas bacaan Al-Qur'an pada jenjang pendidikan dasar tidak cukup dinilai dari kelancaran, tetapi juga dari ketepatan makharijul huruf, sifatul huruf, penerapan hukum tajwid, panjang-pendek bacaan, dan konsistensi performa membaca. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode tahsin dalam penguatan kualitas bacaan Al-Qur'an peserta didik Madrasah Ibtidaiyah di Way Kanan, Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penilaian bacaan sebelum dan setelah pembelajaran tahsin sebagai data pendukung. Analisis dilakukan melalui kondensasi/reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi kesimpulan, sedangkan kredibilitas temuan diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahsin diterapkan melalui siklus pemberian model bacaan, praktik, koreksi langsung, pengulangan, dan evaluasi. Perubahan teramati pada ketepatan makhraj, sifat huruf, penerapan tajwid, pengendalian mad, dan kelancaran. Mekanisme yang paling menonjol adalah corrective feedback segera setelah kesalahan dan kesempatan mengulang sampai bacaan lebih tepat. Keberhasilan didukung oleh keterlibatan guru, intensitas praktik, pembiasaan, dan contoh bacaan langsung, sedangkan perbedaan kemampuan awal dan keterbatasan waktu menjadi kendala. Temuan menegaskan bahwa tahsin lebih tepat dipahami sebagai pedagogi performatif yang mengintegrasikan modeling, guided practice, corrective feedback, repetition, dan evaluasi berkelanjutan. Karena naskah sumber tidak menyediakan rekap angka pretest-posttest secara agregat, penelitian ini tidak membuat estimasi efek atau klaim signifikansi statistik.