Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Validasi Media Edukasi Fisika Melalui Poster Etnofisika Tarian Tradisional Oko Mama pada Konsep Energi Suci Nengtyas; Annisa Syifa; Sintia Citra Fatmala; Moh. Irma Sukarelawan
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika, and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v5i2.14558

Abstract

Pembelajaran fisika sering dipandang abstrak sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu menghubungkan konsep fisika dengan konteks kehidupan nyata. Meskipun media pembelajaran berbasis etnofisika telah banyak dikembangkan, sebagian besar masih berfokus pada media digital, sedangkan pengembangan media visual sederhana berbasis budaya lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi poster etnofisika berbasis Tarian Tradisional Oko Mama pada konsep energi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi hingga tahap Development. Validasi dilakukan oleh empat ahli pendidikan fisika menggunakanninstrumen yang terdiri atas 16 butir penilaian yang mencakup aspek desain grafis, gambar, materi, bahasa, serta relevansi dan pesan budaya. Data dianalisis menggunakan indeks Aiken V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi pada seluruh aspek dengan nilai Aiken V rata-rata berkisar antara 0,86–1,00. Aspek desain grafis serta relevansi dan pesan budaya memperoleh nilai tertinggi, menunjukkan bahwa poster mampu mengintegrasikan konsep energi dengan representasi budaya Tarian Tradisional Oko Mama secara tepat. Dengan demikian, poster etnofisika yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika berbasis budaya lokal serta memberikan kontribusi dalam pengembangan media etnofisika yang memadukan kualitas pedagogis, ilmiah, visual, dan representasi budaya.