Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris di MA Nurul Mustofa, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi siswa, dominasi pembelajaran berpusat pada guru, dan belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Collaborative Learning dengan media British Council, mengetahui tingkat motivasi belajar siswa setelah penerapan model, serta mendeskripsikan kontribusi media tersebut terhadap peningkatan motivasi belajar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas XII MA Nurul Mustofa Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan dinyatakan layak oleh validator ahli dengan nilai kelayakan sebesar 84%. Penerapan model menghasilkan rata-rata skor motivasi belajar sebesar 166,18 dari skor ideal 200 (83,09%), yang termasuk kategori sangat tinggi. Pembelajaran kolaboratif berbantuan media British Council terbukti meningkatkan keterlibatan siswa, minat belajar, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan suasana belajar yang lebih interaktif. Seluruh indikator motivasi belajar menunjukkan capaian pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Collaborative Learning berbasis media British Council efektif meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pengembangan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan kompetensi abad ke-21, sehingga dapat menjadi alternatif model pembelajaran Bahasa Inggris di madrasah.