This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahasa Rupa
Arya Pageh Wibawa
Program Studi Animasi, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komodifikasi dan Transformasi Representasi Visual Rangda dalam Budaya Bali Kontemporer Gede Lingga Ananta Kusuma Putra; Vanesa Martida; Arya Pageh Wibawa
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Bahasa Rupa April 2026
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v9i2.2174

Abstract

Rangda beredar dalam kebudayaan Bali kontemporer melalui ruang ritual, pertunjukan wisata, pakaian, stiker, sepatu, dan kemasan produk. Penelitian ini menganalisis perubahan representasi visual yang menyertai peredaran tersebut serta cara pelaku budaya Bali mempertahankan batas antara penggunaan sakral dan komersial. Studi kasus kualitatif-interpretatif ini menganalisis satu catatan wawancara informan budaya yang dapat ditelusuri pada Januari 2025, empat artefak visual komersial yang didokumentasikan atau diakses pada Desember 2024–Januari 2025, serta dokumen ilmiah dan ritual. Analisis visual kontekstual membandingkan ikonografi, bentuk, warna, penempatan, audiens, fungsi komunikasi, nilai simbolik, dan kontrol budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodifikasi tidak memindahkan Rangda secara linear dari sakral menuju profan. Rekontekstualisasi visual justru melipatgandakan maknanya. Dalam ritual, Rangda tetap menjadi kehadiran spiritual yang memperoleh otorisasi; dalam komoditas, atribut terpilih berfungsi sebagai penanda identitas Bali, daya tarik estetis, pembeda merek, dan nilai tukar. Komunitas menjaga otoritas sakral dengan memisahkan benda yang disucikan dari desain nonsakral dan mengatur penggunaannya. Penelitian ini menawarkan kerangka reartikulasi visual kontekstual untuk menjelaskan keberlanjutan otoritas simbol sakral di ruang desain dan konsumsi.