Salwa Nur Amalia Putri
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Kincir Simbolik di TK Bunga Bhakti Jakarta Salwa Nur Amalia Putri; Feronica Eka Putri; Nancy Riana
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i2.18910

Abstract

Abstract: This classroom action research aimed to describe the learning process and the improvement of symbolic thinking ability among children aged 5–6 years at Bunga Bhakti Kindergarten, Jakarta, through the use of Kincir Simbolik media. The study was motivated by the low achievement of children in recognizing number and letter symbols, using numbers for counting, distinguishing vowels and consonants, and representing objects through drawings or written symbols. The novelty of this study lies in the use of a concrete rotating windmill medium that integrates numbers, letters, pictures, and simple mathematical operations in one play-based learning activity. The subjects were 15 children in Group B. The research followed the Kemmis and McTaggart model consisting of planning, action, observation, and reflection, implemented in two cycles: six meetings in Cycle I and four meetings in Cycle II. Data were collected through observation, interviews, documentation, and an 18-item performance-based rubric. The instrument was valid, with item-total correlation values ranging from 0.624 to 0.913, and reliable, with Cronbach’s Alpha of 0.959. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. The results showed an increase in symbolic thinking ability from 41.11% in the pre-action stage to 51.30% in Cycle I and 78.59% in Cycle II. These findings indicate that Kincir Simbolik media can support teachers in providing active, concrete, and meaningful symbolic learning experiences in early childhood classrooms. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan peningkatan kemampuan berpikir simbolik anak usia 5–6 tahun di TK Bunga Bhakti Jakarta melalui penggunaan media Kincir Simbolik. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak dalam mengenal simbol angka dan huruf, menggunakan angka untuk berhitung, membedakan huruf vokal dan konsonan, serta merepresentasikan objek melalui gambar atau tulisan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan media kincir konkret yang mengintegrasikan angka, huruf, gambar, dan operasi hitung sederhana dalam satu aktivitas bermain. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, serta dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I sebanyak enam pertemuan dan siklus II sebanyak empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan rubrik penilaian performa berbasis aktivitas yang terdiri atas 18 butir. Instrumen dinyatakan valid dengan nilai korelasi butir 0,624–0,913 dan reliabel dengan Cronbach’s Alpha sebesar 0,959. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir simbolik dari 41,11% pada pra-tindakan menjadi 51,30% pada siklus I dan 78,59% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa media Kincir Simbolik dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran simbolik yang aktif, konkret, dan bermakna bagi anak usia dini.