Feronica Eka Putri
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMANFAATAN PERMAINAN KARTU KATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN DI TKIT MTA KARAWANG Purwaningsih Purwaningsih; Astuti Darmiyanti; Feronica Eka Putri
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i1.1-6

Abstract

Pembelajaran memiliki metode dan media yang digunakan untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk dapat mengetahui kemampuan keaksaraan pada Peserta didik menggunakan kartu kata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengelolaan data melalui analisis dengan teori miles dan huberman yaitu penyajian data, reduksi data, dan kesimpulan. Metode kualitatif ini menarasikan dan mendeskripsikan fenomena yang terjadi dilapangan untuk dituangkan dalam penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwasannya adanya peningkatan dalam menstimulus kemampuan keaksaraan Peserta didik dengan menggunakan kartu kata. Dalam penggunaan kartu kata ini guru mempersiapkan dengan semaksimal mungkin agar tercipta pembelajaran yang efektif sehingga dapat mencapai hasil pembelajaran yang optimal.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MENGGUNAKAN MEDIA POHON ANGKA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD ROUDHOTUL WILDAN Rohmatul Hasanah; Astuti Darmiyanti; Feronica Eka Putri
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i1.110-118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak usia 4-5 tahun menggunakan media pohon angka pada anak kelompok A di PAUD Roudhotul Wildan Tempuran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Siklus I di laksanakan sebanyak 6 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan. Subjek penelitian ini ialah 10 anak kelompok A PAUD Roudhotul Wildan Tempuran. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak usia 4-5 tahun menggunakan media “pohon angka”. proses kegiatan pembelajaran menggunakan media pohon angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 4-5 tahun. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan menggunakan media pohon angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 4-5 tahun di PAUD Roudhotul Wildan Tempuran. Berdasarkdan hasil observasi yang telah dilakukan di PAUD Roudhotul Wildan Tempuran bahwa kemampuan berhitung permulaan pada kelompok A dapat ditingkatkan dengan menggunakan media pembelajaran pohon angka. Dengan dibuktikan hasil prsentase rata-rata pada kondisi pra tindakan sebesar 15,50% setelah dilakukannya siklus I meningkat sebesar 60,30% kemudian setelah dilakukannya siklus II meningkat sebesar 87,20%. 
PENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF MELALUI KEGIATAN DONGENG MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD PRIMA SAKINAH Putri Mega; Astuti Darmiyanti; Feronica Eka Putri
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.751-759

Abstract

This classroom action research aims to improve expressive language skills in children aged 5-6 years by using hand puppet media in group B at Prima Sakinah PAUD. This research is a class action research (CAR). . This method was carried out in four stages, namely planning, action, implementation, and reflection. The research subject was group B of Prima Sakinah PAUD, which consisted of 10 children. Data collection methods used are observation and documentation. The success indicator set is that 75% of 10 children achieve expressive language skills in children aged 5-6 years. This research was conducted in two cycles. Cycle I was held in 6 meetings and Cycle II was held in 4 meetings. The results showed that there was an increase in the expressive language skills of children aged 5-6 years using the media "hand puppets". improved by using hand puppet learning media. By proving the results of the average percentage in the pre-action conditions of 13.9% after the first cycle increased by 65.6% then after the second cycle increased by 89.4%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL MELALUI MEDIA POP UP BOOK TEMATIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN RA NIHAYATUL AMAL PURWASARI Irma Rismayanti; Dewi Siti Aisyah; Feronica Eka Putri
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.760-766

Abstract

Kemampuan keaksaraan awal adalah komponen utama dalam meningkatkan aspek perkembangan intelegensi anak. Salah satu cara dalam mengenalkan keaksaraan awal pada anak adalah dengan mengenalkan simbol-simbol huruf. Pop up book merupakan media yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan kemampuan keaksaraan awal dengan desain yang dirancang khusus sehingga mampu menarik minat anak. Dengan bantuan media buku pop-up dan metodologi penelitian tindakan kelas, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengkarakterisasi kemampuan literasi dini. Populasi pada penelitian ini adalah RA Nihayatul Amal Purwasari dengan kelompok B1 sebagai sampel penelitian. Dari hasil observasi pada tahap pra siklus menunjukkan hasil skor rata-rata sebanyak 49,3%, yaitu menunjukkan kemampuan keaksaraan awal yang ada pada tahap mulai berkembang. Pada siklus 1 presentase skor rata-rata menjadi 72,5% menunjukkan adanya peningkatan setelah adanya tindakan. Dilanjutkan pada siklus II pencapaian kemampuan keaksaraan awal mendapatkan skor rata-rata sebesar 87,1% menandakan bahwa kemampuan keaksaraan awal anak sudah berkembang sangat baik. Dengan hasil tersebut, terbukti bahwa dengan penggunaan media pop book book dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan awal pada anak usia 5-6 tahun di RA Nihayatul Amal Purwasari.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Kincir Simbolik di TK Bunga Bhakti Jakarta Salwa Nur Amalia Putri; Feronica Eka Putri; Nancy Riana
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i2.18910

Abstract

Abstract: This classroom action research aimed to describe the learning process and the improvement of symbolic thinking ability among children aged 5–6 years at Bunga Bhakti Kindergarten, Jakarta, through the use of Kincir Simbolik media. The study was motivated by the low achievement of children in recognizing number and letter symbols, using numbers for counting, distinguishing vowels and consonants, and representing objects through drawings or written symbols. The novelty of this study lies in the use of a concrete rotating windmill medium that integrates numbers, letters, pictures, and simple mathematical operations in one play-based learning activity. The subjects were 15 children in Group B. The research followed the Kemmis and McTaggart model consisting of planning, action, observation, and reflection, implemented in two cycles: six meetings in Cycle I and four meetings in Cycle II. Data were collected through observation, interviews, documentation, and an 18-item performance-based rubric. The instrument was valid, with item-total correlation values ranging from 0.624 to 0.913, and reliable, with Cronbach’s Alpha of 0.959. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. The results showed an increase in symbolic thinking ability from 41.11% in the pre-action stage to 51.30% in Cycle I and 78.59% in Cycle II. These findings indicate that Kincir Simbolik media can support teachers in providing active, concrete, and meaningful symbolic learning experiences in early childhood classrooms. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan peningkatan kemampuan berpikir simbolik anak usia 5–6 tahun di TK Bunga Bhakti Jakarta melalui penggunaan media Kincir Simbolik. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak dalam mengenal simbol angka dan huruf, menggunakan angka untuk berhitung, membedakan huruf vokal dan konsonan, serta merepresentasikan objek melalui gambar atau tulisan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan media kincir konkret yang mengintegrasikan angka, huruf, gambar, dan operasi hitung sederhana dalam satu aktivitas bermain. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, serta dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I sebanyak enam pertemuan dan siklus II sebanyak empat pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan rubrik penilaian performa berbasis aktivitas yang terdiri atas 18 butir. Instrumen dinyatakan valid dengan nilai korelasi butir 0,624–0,913 dan reliabel dengan Cronbach’s Alpha sebesar 0,959. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir simbolik dari 41,11% pada pra-tindakan menjadi 51,30% pada siklus I dan 78,59% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa media Kincir Simbolik dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran simbolik yang aktif, konkret, dan bermakna bagi anak usia dini.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui Kegiatan Outbound pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Teruna Ria Karawang Bunga Shafira Azzahra; Ine Nirmala; Feronica Eka Putri
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 2 (2026): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i2.18911

Abstract

Abstract: This study aims to improve the social skills of 4-5 year-old children through outbound fun games activities at TK Teruna Ria Karawang. The background of this research is the low social skills of group A children, particularly in aspects of group cooperation, interaction and communication, sharing and helping each other, as well as empathy. This study uses the Classroom Action Research method with the Kemmis and McTaggart model, which consists of the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 21 children, comprising 12 girls and 9 boys. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while the research instrument used social skills observation sheets that had undergone validity and reliability tests. Data analysis was conducted quantitatively through the percentage of social skill achievements and qualitatively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show an increase in children's social skills from 38% in the pre-cycle, rising to 50% in Cycle I, and reaching 79% in Cycle II. In Cycle II, the indicators for teamwork in groups reached 84%, interaction and communication 76%, sharing and helping each other 80%, and empathy 79%. These findings indicate that outbound fun games activities are effectively used as an enjoyable, collaborative, and meaningful learning strategy to improve the social skills of early childhood children. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan outbound fun games di TK Teruna Ria Karawang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan sosial anak kelompok A, terutama pada aspek kerja sama dalam kelompok, interaksi dan komunikasi, berbagi dan saling membantu, serta empati. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 anak, terdiri atas 12 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi keterampilan sosial yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui persentase capaian keterampilan sosial dan secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial anak dari pra-siklus sebesar 38%, meningkat menjadi 50% pada siklus I, dan mencapai 79% pada siklus II. Pada siklus II, indikator kerja sama dalam kelompok mencapai 84%, interaksi dan komunikasi 76%, berbagi dan saling membantu 80%, serta empati 79%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan outbound fun games efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan, kolaboratif, dan bermakna untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini.