febbry Alvian
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akselerasi Green behavior Peserta Magang Hotel: Peran Pelatihan, Komitmen Manajemen, dan Budaya Organisasi Putri Noor Ramayanti; Dian Safitri; Aura Diana Salsabila; febbry Alvian
Cakrawala : Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol 1 No 2 (2026): Juli: Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/k2rpzq04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan lingkungan (green training) dan komitmen manajemen (green management commitment) terhadap green behavior peserta magang perhotelan di wilayah Jabodetabek, serta menguji peran budaya organisasi (green organizational culture) sebagai variabel mediasi. Kebaharuan penelitian ini terletak pada fokus subjeknya yang meneliti kelompok tenaga kerja transisi (peserta magang/trainee). Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori kausal, data dihimpun dari 160 responden peserta magang hotel minimal bintang 3 di Jabodetabek melalui kuesioner berskala Likert 5 poin dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian membuktikan bahwa pelatihan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap green behavior secara langsung (β = 0,318; t = 5,214; p = 0,002) maupun terhadap budaya organisasi (β = 0,386; t = 3,184; p = 0,000). Komitmen manajemen juga berpengaruh positif signifikan terhadap green behavior (β = 0,347; t = 4,672; p = 0,000). Demikian pula, budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap green behavior (β = 0,291; t = 3,721; p = 0,000). Uji efek tidak langsung membuktikan bahwa budaya organisasi berperan sebagai mediator parsial dalam memediasi pengaruh pelatihan lingkungan (β = 0,146; t = 3,278; p = 0,001) serta komitmen manajemen (β = 0,134; t = 3,021; p = 0,003) terhadap green behavior. Secara keseluruhan, model ini mampu menjelaskan variasi green behavior sebesar 71,4% (R2 = 0,714) dan budaya organisasi sebesar 66,2% (R2 = 0,662). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pembentukan budaya kerja dan pelatihan hijau terstruktur sejak masa onboarding magang.