Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MARITIM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIS TARUNA POLITEKNIK PELAYARAN MALAHAYATI Muhammad Yani; Hafriani
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 7 No. 2, Juli (2026): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v7i2, Juli.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan matematis taruna Politeknik Pelayaran Malahayati melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika maritim. Penelitian dirancang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui rancangan eksperimen semu dengan desain one-group-pretest-posttest-design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua taruna dan taruni Program Studi Permesinan Kapal semester satu tahun akademik 2025/2026 yang mengambil mata kuliah matematika terapan atau matematika maritim yang berjumlah 66 taruna dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan terpilihlah kelas PK-IC sebagai sampel penelitian yang berjumlah 22 taruna. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan matematis yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan SPSS serta uji statistik yang digunakan adalah uji paired-sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan matematis taruna setelah penerapan AI dalam pembelajaran matematika maritim. Penerapan AI diarahkan bukan sebagai pengganti dosen, tetapi sebagai alat bantu untuk memberikan penjelasan alternatif, latihan adaptif, umpan balik, simulasi permasalahan, dan pendampingan pemecahan masalah. Penelitian ini diharapkan menghasilkan model pembelajaran matematika maritim yang lebih kontekstual, adaptif, interaktif, dan relevan dengan kompetensi taruna pelayaran. Penggunaan AI juga perlu disertai verifikasi jawaban, penguatan kemampuan berpikir kritis, perlindungan data, dan etika akademik agar teknologi benar-benar mendukung pencapaian kompetensi dan keselamatan dalam konteks profesi pelayaran.