Wan Al-Fiqri Ramadhan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi City Branding Pemerintah Daerah Rokan Hilir Dalam Mempromosikan Event Pariwisata Nasional Bakar Tongkang Wan Al-Fiqri Ramadhan; Maulidiah, Sri
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 3 Agustus 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.28782

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi city branding Pemerintah Daerah Rokan Hilir dalam mempromosikan Event Pariwisata Nasional Bakar Tongkang. Kajian ini penting karena Bakar Tongkang telah menjadi ikon budaya masyarakat Tionghoa Bagansiapiapi, tetapi promosi, fasilitas, pengelolaan UMKM, kebersihan, akomodasi, serta integrasi media digital masih belum sepenuhnya kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur Dinas Pariwisata, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat lokal. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi city branding berjalan melalui penguatan identitas budaya, pembentukan citra kota, penguatan reputasi event nasional, penyusunan strategi event, pemanfaatan media sosial, pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan pelestarian budaya. Pemerintah daerah telah menggunakan media sosial dan bekerja sama dengan media serta content creator, tetapi promosi belum terintegrasi dalam kalender konten, informasi rute, informasi parkir, akomodasi, dan narasi multibahasa. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, fasilitas wisata, kemacetan, parkir, penginapan, kebersihan, tata kelola UMKM, koordinasi lintas pihak, dan risiko berkurangnya nilai budaya asli. Penelitian menyimpulkan bahwa Bakar Tongkang perlu ditempatkan sebagai pusat narasi city branding Rokan Hilir yang terhubung dengan identitas Negeri Seribu Kubah, Kota Ikan, wisata bahari, wisata religi, kuliner Melayu-Tionghoa, dan sejarah Bagansiapiapi.