Abstract. Burnout is a state of psychological exhaustion resulting from prolonged, unmanaged work stress that can affect Bhabinkamtibmas, the community policing officers of the Indonesian National Police. Perceived Organizational Support (POS), an employee's belief that the organization values their contribution and cares about their wellbeing, is theorized as a job resource that may reduce burnout. This study examined the influence of POS on burnout among Bhabinkamtibmas officers of Polres Sukabumi Kota. A quantitative, non-experimental correlational design was used, involving the entire population of 93 officers across 15 police sectors. Data were collected using the Survey of Perceived Organizational Support (SPOS) and the Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey (MBI-HSS), and analyzed with simple linear regression. Results showed that POS had a significant negative influence on burnout (β = -0.469; t = -5.070; p < 0.001), explaining 22% of the variance in burnout (R² = 0.220). Most officers reported a high level of POS (53.8%), while most reported a low level of burnout (51.6%). These findings indicate that the higher the organizational support perceived by officers, the lower their burnout, suggesting that strengthening organizational support may help protect the psychological wellbeing of Bhabinkamtibmas officers. Abstrak. Burnout merupakan kondisi kelelahan psikologis akibat stres kerja berkepanjangan yang berisiko dialami oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan burnout adalah Perceived Organizational Support (POS), yaitu persepsi anggota terhadap dukungan yang diberikan oleh organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh POS terhadap burnout pada Bhabinkamtibmas Polres Sukabumi Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental melibatkan seluruh populasi sebanyak 93 anggota Bhabinkamtibmas di 15 Polsek. Data dikumpulkan menggunakan Survey of Perceived Organizational Support (SPOS) dan Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey (MBI-HSS), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout (β = -0,469; t = -5,070; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 22% (R² = 0,220). Sebagian besar responden memiliki tingkat POS yang tinggi (53,8%), sedangkan pada variabel burnout sebagian besar responden berada pada kategori rendah (51,6%). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan organisasi yang dipersepsikan anggota, semakin rendah tingkat burnout yang dialami, sehingga penguatan dukungan organisasi dapat menjadi salah satu upaya menjaga kesejahteraan psikologis Bhabinkamtibmas.