This study evaluated the effect of nisin concentration in an alginate-based edible coating on the physicochemical quality of strawberries during storage. All fruits were coated with 2% (w/v) alginate and 2% (w/v) glycerol, while nisin was varied at 0, 0.5, and 1% (w/v). A 3 × 4 factorial completely randomized design was used, comprising three nisin concentrations and four storage periods (0, 2, 4, and 6 days), with two replications. Weight loss, moisture content, vitamin C, and pH were analyzed using two-way analysis of variance followed by the least significant difference test at 5% when appropriate. Nisin concentration and storage time affected all measured responses, whereas their interaction was not significant for weight loss but was significant for moisture content, vitamin C, and pH. The 1% nisin formulation showed the lowest mean weight loss (46%) and, on day 6, retained higher moisture (61.84%) and vitamin C (12.9 mg/100 g), with a lower pH (3.85), than the coating without nisin. This experiment did not include an uncoated control, microbiological measurements, or coating characterization, the findings demonstrate a comparative effect of nisin within the alginate-coating system but do not yet establish shelf-life extension or antimicrobial efficacy. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh konsentrasi nisin dalam edible coating berbasis alginat terhadap mutu fisikokimia buah stroberi selama penyimpanan. Seluruh buah dilapisi larutan alginat 2% (b/v) dan gliserol 2% (b/v), sedangkan konsentrasi nisin divariasikan menjadi 0; 0,5; dan 1% (b/v). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial 3 × 4 yang terdiri atas tiga konsentrasi nisin dan empat lama penyimpanan (0, 2, 4, dan 6 hari) dengan dua ulangan. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kadar air, vitamin C, dan pH. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5% apabila berpengaruh nyata. Konsentrasi nisin dan lama penyimpanan memengaruhi seluruh parameter, sedangkan interaksi kedua faktor tidak nyata pada susut bobot, tetapi nyata pada kadar air, vitamin C, dan pH. Formulasi nisin 1% menghasilkan rata-rata susut bobot terendah (46%) dan pada hari ke-6 mempertahankan kadar air 61,84%, vitamin C 12,9 mg/100 g, serta pH 3,85. Penelitian ini tidak menggunakan kontrol tanpa coating, tidak mengukur jumlah mikroba, dan tidak mengarakterisasi lapisan, hasil ini menunjukkan pengaruh komparatif nisin di dalam sistem coating alginat, tetapi belum membuktikan perpanjangan masa simpan maupun efektivitas antimikroba.