Salwa Salsabila
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI LIMBAH BOTOL PLASTIK UNTUK MENDUKUNG PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DI DESA SEKARSULI Adisya Alfatihah; Anna Raffa Fadilah; Arzety Meirita Alfiana; Irfan Seno Aji; Isnan Arya Kurniawan; Izhar Nurma Maulidawila; Ninda Ayu Maqhfiroh; Nurul Hidayah; Rahma Daniel Fahrezia; Salwa Salsabila; Tri Hapsari; Vina Agustina
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya volume sampah yang dihasilkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Klaten, yang mencapai 170 ton per hari menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah tempat penampungan sementara. Permasalahan tersebut semakin kompleks dengan adanya sampah plastik yang sulit terurai dan belum dikelola secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Jawa Tengah, dalam mengelola limbah plastik melalui pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan paving block. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan meliputi edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah plastik, demonstrasi, praktik pembuatan paving block, serta evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan pada 19 Juli 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas bapak-bapak dan remaja. Pembuatan paving block menggunakan limbah botol plastik dan sampah plastik lainnya sebagai bahan utama, serta oli bekas dan pasir sebagai bahan pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar dua karung kecil sampah plastik berhasil dimanfaatkan dan menghasilkan tiga buah paving block berbentuk persegi panjang tanpa produk gagal. Kegiatan juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan masyarakat melalui keaktifan peserta selama edukasi serta munculnya keinginan untuk mengumpulkan dan mengolah sampah plastik secara mandiri. Meskipun demikian, produk yang dihasilkan belum melalui pengujian teknis, seperti kuat tekan dan daya serap air, sehingga belum dapat dinyatakan memenuhi standar konstruksi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah plastik menjadi paving block dapat menjadi salah satu alternatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan produktif dan ekonomi kreatif.