Ruben Alexander Manibuy
Cenderawasih University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja PPK-BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Bintuni dengan Menggunakan Balanced Scorecard Ruben Alexander Manibuy; Balthazar Kambuaya; Quincy Kambuaya
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/1p6ygq66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisis kinerja Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Bintuni menggunakan pendekatan Balanced Scorecard. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan memadukan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pasien dan 79 pegawai, sedangkan data sekunder bersumber dari laporan keuangan, rekam medis, dan data sumber daya manusia periode 2022–2024. Kinerja rumah sakit dianalisis berdasarkan empat perspektif, yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PPK-BLUD RSUD Teluk Bintuni secara umum tergolong cukup baik, tetapi belum optimal dan belum seimbang pada seluruh perspektif. Perspektif keuangan menunjukkan likuiditas dan produktivitas aset yang relatif baik, tetapi terjadi penurunan rasio modal sendiri terhadap total aset, fluktuasi waktu penagihan piutang, serta penurunan cost recovery rate menjadi di bawah satu pada 2024. Perspektif pelanggan menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dan peningkatan proporsi pasien baru, meskipun jumlah kunjungan menurun pada 2024 serta masih ditemukan kelemahan pada kecepatan pelayanan, ketepatan jadwal, kenyamanan ruang tunggu, kejelasan informasi, dan penanganan keluhan. Perspektif proses bisnis internal menunjukkan bahwa pemanfaatan tempat tidur belum efisien dan indikator mutu klinis, terutama Net Death Rate, masih perlu diperbaiki. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan kepuasan serta retensi pegawai yang tinggi, tetapi cakupan pelatihan, sistem penghargaan, dan sistem informasi masih perlu diperkuat. Dengan demikian, peningkatan kinerja perlu difokuskan pada penguatan keberlanjutan keuangan, mutu klinis, efisiensi operasional, pengalaman pasien, serta pengembangan kompetensi dan sistem informasi rumah sakit.