Petrus Marthen Jaroseray
Cenderawasih University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Anggaran dan Realisasi terhadap Efisiensi Keuangan Daerah Kabupaten Jayapura Petrus Marthen Jaroseray; Elsyan R. Marlissa; Westim Ratang
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/y89vrc17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh anggaran dan realisasi anggaran terhadap efisiensi keuangan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara target anggaran yang ditetapkan dan realisasi pendapatan yang dicapai, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan anggaran dan realisasi keuangan Kabupaten Jayapura periode 2017–2023. Analisis data dilakukan melalui perhitungan rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio kemandirian, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah sebesar 82,42% dan termasuk dalam kategori cukup efektif. Rata-rata rasio efisiensi keuangan daerah sebesar 91,70% dan termasuk dalam kategori kurang efisien. Sementara itu, rata-rata rasio kemandirian sebesar 10,06% menunjukkan bahwa Kabupaten Jayapura masih memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Secara parsial, anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan, dengan nilai t hitung sebesar ?0,458 dan signifikansi 0,6782. Realisasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan, dengan nilai t hitung sebesar 3,186 dan signifikansi 0,0499. Secara simultan, anggaran dan realisasi anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan, dengan nilai F hitung sebesar 5,074 dan signifikansi 0,109. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas realisasi pendapatan dan pengendalian belanja untuk memperbaiki efisiensi keuangan daerah.