Delima Indah Permata Sari
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Wilayah Puskesmas Teluk Tiram Banjarmasin Delima Indah Permata Sari; Yurida Olviani; Noor Khalilati
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.9061

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi pada lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara optimal. Pengendalian hipertensi tidak hanya bergantung pada terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan terapi nonfarmakologis sebagai terapi pendukung yang aman, mudah diterapkan, dan berisiko minimal. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah terapi rendam kaki air hangat yang berperan membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan peningkatan sirkulasi darah perifer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat sebagai terapi nonfarmakologis terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 38 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa terapi rendam kaki air hangat dengan suhu 38–40°C selama 15 menit, dilakukan satu kali per hari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Penurunan tekanan darah ini dapat dijelaskan melalui teori vasodilatasi, yaitu paparan suhu hangat menyebabkan relaksasi otot polos pembuluh darah, penurunan resistensi vaskular perifer, serta peningkatan aliran darah, sehingga berdampak pada penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Terapi rendam kaki air hangat efektif digunakan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.