Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN PASANGAN PENDERITA TB DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN TAHUN 2016 Yurida Olviani; Chrisnawati Chrisnawati
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v1i2.46

Abstract

Latar belakang: Prevalensi TB di Indonesia berdasarkan diagnosis sebesar 0,4% dari jumlah penduduk. Kepatuhan minum obat merupakan kunci keberhasilan pengobatan penderita TB paru, kepatuhan menjalani pengobatan di pengaruhi oleh komunikasi interpersonal petugas kesehatan, motivasi dan peran PMO yang mendampinginya dan membantu penderita TB paru menjalani proses pengobatan sesuai prosedur yang diberikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dukungan pasangan penderita TB dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin tahun 2016. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah penderita TB paru di Puskesmas Pekauman Banjarmasin dengan kriteria penderita TB paru yang masih menjalani pengobatan dan penderita TB paru yang memiliki pasangan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita TB paru di puskesmas Pekauman Banjarmasin yang masih aktif dalam pengobatan, dengan jumlah sampel 38 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu incidental sampling. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner dan analisis bivariat dengan uji chi square ???? (0,05). Hasil: Hasil perhitungan chi square didapatkan hasil ???? (0,000) < ???? (0,05), maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara dukungan pasangan penderita TB dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin tahun 2016
The Effect Of Pre-Phacoemulsification Education On Cataract Patients’ Anxieties In Rumah Sakit Islam Banjarmasin Rabiyatul Adawiah; Yurida Olviani; Sukarlan Sukarlan
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.290

Abstract

Pasien yang akan mengalami tindakan Phacoemulsifikasisering mengalami kecemasan karena kurangnya informasi yang diberikan. Pemberian infromasi ini diperoleh dari edukasi yang dilakukan oleh perawat sebelum tindakan phacoemulsifikasidilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pre-phacoemulsifikasiterhadap kecemasan pasien katarak di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Populasi adalah semua pasien pre-operasi phacoemulsifikasidi Poliklinik Mata pada tanggal 21 November sampai dengan 21 Desember 2020 dengan tekhnik accidental sampling berjumlah 20 orang. Analisis data menggunakan wilcoxon signed rank test. Hasil Penelitian menunjukkan penurunan kecemasan dari kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan sebelum ke sesudah diberikan edukasi dengan nilai ρ = 0,000. Penelitian ini menyarankan agar perawat sebaiknya melakukan edukasi pre-phacoemulsifikasikepada pasien katarak menggunakan SOP yang telah dientukan oleh rumah sakit. Kata Kunci: Edukasi,Katarak, Kecemasan Daftar Rujukan Anggreny, L.O (2018) Hubungan Sumber Akses Informasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Klien Pre Operasi Katarak di Rumah Sakit Mata Smec Balikpapan. Jurnal Nerspedia. Volume 2. Nomor 1. Edisi April 2019 Bruce, J (2015). Lecture Notes Oftalmologi. Alih bahasa: dr. Asri Dwi Rachmawati. Jakarta: Erlangga Evans, D. C (2013). Alleviating Anxiety and Preventing Panic Attacks in the Surgical Patient.” AORN Journal Volume 97. Nomor 3. Edisi 2013 Hawari, D (2015). Manajemen Stres Cemas Dan Depresi Hypnosis. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Mansjoer, A. (2014). Kapita Selekta Kedokteran. Edisi 4. Jakarta: Media Aesculapius McEwen & Wills, (2011). Dasar Teori Keperawatan. Jakarta: EGC Ping, G (2012). A Preoperative Education Intervention to Reduce Anxiety and Improve Recovery Among Chinese Cardiac Patients: A Randomised Controlled Trial. Thesis, University of Nottingham Pirhonen, Silvennoinen, and Sillence, (2014). Patient Education as an Information System, Healthcare Tool and Interaction. Information System Education Journal, Volume 25 Nomor 4. Edisi 2014 Potter & Perry, (2014). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Prektik. Edisi 4. Volume 2. Alih Bahasa: Renata Komalasari, dkk. Jakarta: EGC Riskesdas (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Riskesdas (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Smeltzer, S. (2012). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC Stuart, G, W (2012). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Edisi 5. Jakarta: Buku Kedokteran EGC. Tauqir, (2012) Knowledge of patients’ visual experience during cataract surgery: a survey of eye doctors in Karachi, Pakistan. BMC Ophthalmology. Volume 12. Nomor 55. Edisi 2012 Wahyuningtyas, S. P. (2016). “Hubungan Tingkat Pengetahuan Tindakan Phacoemulsifikasi Dengan Kecemasan Pada Pasien Katarak Di Rumah Sakit Mata Solo‟. skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta World Health Organization, (2018). Prevention of Blindness Program, Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 1-7. Hyperlink "http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-hipertensi.pdf. Diakses pada tanggal 01 April 2021.
Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Air Serai Terhadap Penurunan Nyeri Arthritis Rheumatoid Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Yurida Olviani; Erna Lidia Sari; Erna Lidia Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.124 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.536

Abstract

Latar Belakang: Arthritis Rheumatoid merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering terjadi pada usia lanjut. Gangguan pada system muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis atau kualitas hidup lansia. Manajemen nyeri bisa dilakukan dengan farmakologi dan nonfarmakologi, salah satu intervensi non farmakologi yaitu dengan melakukan kompres serai hangat. Tanaman serai mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat pedas dan bersifat hangat sebagai anti radang dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kompres hangat rebusan air serai terhadap penurunan nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru.Metode: Rancangan penelitian menggunakan pre-eksperimental design dengan one group pretest-postest pada 30 responden lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan waslap dan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS).Hasil: Hasil penelitian dapat diketahui dari 30 responden sebelum diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori sedang (83,3%), setelah diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori ringan (83,3%). Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p value sebesar 0,000 nilai tersebut secara statistik bermakna (p0,05).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh kompres serai terhadap penurunan intensitas nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia.Kata Kunci : Arthritis Rheumatoid, Kompres Serai Hangat. Usia Lanjut, Abstract Background: Rheumatoid arthritis is a musculoskeletal disease that often occurs in the elderly. Disorders of the musculoskeletal system, characterized by joint pain and stiffness that result in decreased physiological abilities or quality of life in the elderly. Pain management can be done with pharmacology and non-pharmacology, one of the non-pharmacological interventions is to do warm lemongrass compresses. Lemongrass contains essential oils that have spicy and warm properties like anti-inflammatory and relieves pain or aches.Objective: To determine the effect of warm compresses boiled lemongrass water on the reduction of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly at the Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Home, Banjarbaru.Methods: The research design used a pre-experimental design with one group pretest-postest on 30 elderly respondents who met the inclusion and exclusion criteria using a purposive sampling method. The research instrument used a washcloth and the Numeric Rating Scale (NRS) observation sheet.Results: The results of the study can be seen from 30 respondents before being given lemongrass compresses complaining of pain in the moderate category (83.3%), after being given lemongrass compresses complained of pain in the mild category (83.3%). Based on the analysis using the Wilcoxon test, it shows a p-value of 0.000, this value is statistically significant (p 0.05).Conclusion: Based on the results of the study, it shows that there is an effect of lemongrass compresses on reducing the intensity of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly. Keywords: Elderly, Rheumatoid Arthritis, Warm Lemongrass Compress. 
PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF-ASISTIF (SPHERICAL GRIP) TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATASPADA PASIEN STROKE DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT SYARAF (SERUNI) RSUD ULIN BANJARMASIN Yurida Olviani; Mahdalena Mahdalena; Indah Rahmawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.112 KB)

Abstract

Latar Belakang : Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di negara maju, setelah kasus penyakit jantung dan kanker. Sekitar 2,5% meninggal dan sisanya cacat ringan maupun berat.  Salah satu dampak yang terjadi pada pasien stroke mengalami kelemahan di salah satu sisi tubuh.Oleh karena itu, pasien stroke memerlukan rehabilitasi latihan rentang gerak (ROM) secara cepat dan tepat. Latihan untuk menstimulasi gerak tangan salah satunya berupa latihanmenggenggam yang merupakan latihan fungsional tangan. Latihan ROM spherical grip dilakukan secara aktif-asistif.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan range of motion (ROM) aktif-asistif (spherical grip) terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke di ruang rawat inap penyakit syaraf (Seruni) RSUD Ulin Banjarmasin.Metode : Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan rancangan one group pre-post test design, jumlah sampel 30 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menggunakan uji “wilcoxon”.Hasil : Hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan dimana nilai p = 0,000 0,05 sehingga ada pengaruh latihan range of motion (rom) aktif-asistif (spherical grip) terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke di ruang rawat inap penyakit syaraf (seruni)RSUD Ulin Banjarmasin.Kata Kunci : Stroke, Range of motion aktif-asistif (spherical grip), Peningkatan Kekuatan Otot.
FAMILY SUPPORT ON BLOOD SUGAR CONTROL COMPLIANCE WITH DIABETES MELLITUS PATIENTS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Yurida Olviani; Dellya Novita
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i2.369

Abstract

AbstrakDiabetes tidak hanya menyebabkan kematian premature di seluruh dunia. Penyakit ini juga menjadi penyebab utamakebutaan, penyakit jantung dan gagal ginjal. Data terbaru yang dipublikasikan dalam IDF Diabetes Atlas edisi ke-9 tahun2019 menunjukkan bahwa 463 juta orang dewasa (20-79 tahun) saat ini hidup dengan diabetes. Covid-19 yang menjadipandemi global sejak ditetapkan oleh WHO pada awal maret 2020 telah memberikan dampak yang besar bagi negara diseluruh dunia. Dukungan keluarga berperan penting dalam memotivasi penderita Diabetes mellitus dalam melakukanterapi dan pengobatan. Dimasa pandemi covid-19 diharapkan dukungan keluarga masih tetap baik untuk mempertahankankualitas hidup penderita Diabetes Mellitus. Desain penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasi yang dimanamenggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 126 dan sampel 96 responden yang dilakukan selama bulanJuni 2021. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluargadengan kepatuhan kontrol gula darah penderita diabetes mellitus dimasa pandemi covid-19, hasil dibuktikan dengan ujistatistik chi square didapatkan nilai p value= 0.000. Sehingga, disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluargadengan kepatuhan kontrol gula darah penderita diabetes mellitus dimasa pandemi covid, tetapi kedua variabelmenunjukkan arah yang berbeda.Kata kunci: Diabetes Mellitus, pandemic COVID-19, dukungan keluarga, kontrol gula darah, kepatuhan
The Relationship Between Body Image Disorders And Stress Levels In Cancer Patients Undergoing Chemotherapy At Banjarmasin Hospital Yurida Olviani; Anita Karomah
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal eduHealth, Periode Januari-Maret, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.605 KB)

Abstract

Cancer is a non-communicable disease which is a public health problem. One of the procedures often used in cancer treatment is chemotherapy. Chemotherapy has physical and psychological side effects. The results of a preliminary study at Banjarmasin Hospital on 9 respondents and found that 5 of them often felt restless, anxious, and experienced baldness due to the effects of chemotherapy. To find out the relationship between body image disturbance and stress levels in cancer patients at Banjarmasin Hospital in 2019. This study used a quantitative method, cross sectional design. The sample consisted of 28 cancer patients undergoing chemotherapy at Banjarmasin Hospital, who were taken by porpusive sampling method. Data were analyzed using the Spearman rho test. The results showed that body image disturbance in cancer patients was moderate (64%) with a severe stress level category (43%). There is a significant correlation between body image disturbance and stress levels and the strength of the relationship is moderate.  
Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Air Serai Terhadap Penurunan Nyeri Arthritis Rheumatoid Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Yurida Olviani; Erna Lidia Sari; Erna Lidia Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.536

Abstract

Latar Belakang: Arthritis Rheumatoid merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering terjadi pada usia lanjut. Gangguan pada system muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis atau kualitas hidup lansia. Manajemen nyeri bisa dilakukan dengan farmakologi dan nonfarmakologi, salah satu intervensi non farmakologi yaitu dengan melakukan kompres serai hangat. Tanaman serai mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat pedas dan bersifat hangat sebagai anti radang dan menghilangkan rasa sakit atau nyeri.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kompres hangat rebusan air serai terhadap penurunan nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru.Metode: Rancangan penelitian menggunakan pre-eksperimental design dengan one group pretest-postest pada 30 responden lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan waslap dan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS).Hasil: Hasil penelitian dapat diketahui dari 30 responden sebelum diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori sedang (83,3%), setelah diberikan kompres serai mengeluh nyeri pada kategori ringan (83,3%). Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p value sebesar 0,000 nilai tersebut secara statistik bermakna (p0,05).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh kompres serai terhadap penurunan intensitas nyeri Arthritis Rheumatoid pada lansia.Kata Kunci : Arthritis Rheumatoid, Kompres Serai Hangat. Usia Lanjut, Abstract Background: Rheumatoid arthritis is a musculoskeletal disease that often occurs in the elderly. Disorders of the musculoskeletal system, characterized by joint pain and stiffness that result in decreased physiological abilities or quality of life in the elderly. Pain management can be done with pharmacology and non-pharmacology, one of the non-pharmacological interventions is to do warm lemongrass compresses. Lemongrass contains essential oils that have spicy and warm properties like anti-inflammatory and relieves pain or aches.Objective: To determine the effect of warm compresses boiled lemongrass water on the reduction of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly at the Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Home, Banjarbaru.Methods: The research design used a pre-experimental design with one group pretest-postest on 30 elderly respondents who met the inclusion and exclusion criteria using a purposive sampling method. The research instrument used a washcloth and the Numeric Rating Scale (NRS) observation sheet.Results: The results of the study can be seen from 30 respondents before being given lemongrass compresses complaining of pain in the moderate category (83.3%), after being given lemongrass compresses complained of pain in the mild category (83.3%). Based on the analysis using the Wilcoxon test, it shows a p-value of 0.000, this value is statistically significant (p 0.05).Conclusion: Based on the results of the study, it shows that there is an effect of lemongrass compresses on reducing the intensity of Rheumatoid Arthritis pain in the elderly. Keywords: Elderly, Rheumatoid Arthritis, Warm Lemongrass Compress. 
Hubungan Identifikasi Risiko Dekubitus Skala Braden dengan Penerapan Range of Motion pada Pasien Stroke Hadrianti, Dessy; Olviani, Yurida; Saherna, Jenny; M. Hidayatullah, M. Hidayatullah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14988

Abstract

ABSTRACT Stroke is usually characterized by paralysis of the limbs on one side of the body, which causes the sufferer to experience pressure ulcers. One of the treatments that can be done for stroke sufferers is Range of Motion which helps restore the condition of stroke sufferers who experience paralysis, so that there is no risk of pressure ulcers. Objective: to determine the relationship between range of motion management and prevention of pressure ulcers in stroke patients at H. Damanhuri Barabai Regional Hospital in 2023. Method: quantitative correlational with cross sectional research design. The population was all stroke patients who were admitted to class 1, 2 and 3 at H. Damanhuri Barabai Regional Hospital. The sampling technique was Consecutive sampling of 96 respondents. The instrument consists of the operational standard Range of Motion (ROM) and the risk of pressure ulcers using the Branden scale. Results: The majority of stroke patients were 46-55 years old, 57 respondents (59.4%), 49 respondents (51%) had a high school education and 28 respondents (29.2%) worked in the private sector. The majority of risk prevention of pressure ulcers in stroke patients was moderate, amounting to 38 respondents (39.6%). The majority of respondents' understanding of the management of range of motion in stroke patients was not carried out by 51 respondents (53.1%). There is a relationship between managing range of motion and preventing the risk of pressure ulcers in stroke patients at H. Damanhuri Barabai Regional Hospital in 2023 Keywords : Identification, Prevention of the Risk Pressure Ulcers, Braden Scale, Range of Motion, Stroke  ABSTRAK Edukasi Stroke biasanya ditandai dengan kelumpuhan anggota gerak di salah satu sisi anggota tubuh, yang menyebabkan penderita mengalami luka dekubitus. penatalaksanaan yang bisa dilakukan pada penderita stroke salah satunya yaitu Range of motion yang membantu memulihkan keadaan penderita stroke yang mengalami kelumpuhan, agar tidak terjadinya risiko dekubitus. Tujuan: mengetahui hubungan penatalaksaaan Range of motion dengan pencegahan resiko dekubitus pada pasien stroke di RSUD H. Damanhuri Barabai tahun 2023. Metode: kuantitatif korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien pederita stroke yang dirawat inap kelas 1, 2 dan 3 RSUD H. Damanhuri Barabai. Teknik sampling Consecutive sampling sebanyak 96 responden. Instrumen terdiri dari standar operasional Range Of Motion (ROM) dan resiko luka tekan menggunakan skala branden. Hasil: Pasien stroke mayoritas pasien stroke berumur 46-55 tahun sebesar 57 responden (59,4%), berpendidikan SMA sebesar 49 responden (51%) dan pekerjaan swasta sebesar 28 responden (29,2%). Pencegahan resiko dekubitus pada pasien stroke mayoritas sedang sebesar 38 responden (39,6%). Pemahaman responden terhadap penatalaksanaan Range of motion pada pasien stroke mayoritas tidak dilakukan sebesar 51 responden (53,1%). Terdapat hubungan penatalaksaaan Range of motion dengan pencegahan resiko dekubitus pada pasien stroke di RSUD H. Damanhuri Barabai tahun 2023 Kata Kunci: Identifikasi, Pencegahan Risiko Dekubitus, Skala Braden, Range of Motion, Stroke
The Effect of Aloe Vera Extract on Wound Healing In Post Hospitalization Diabetes Mellitus Patients Olviani, Yurida; Apriyanti, Uni; Hadrianti, Dessy; Saherna, Jenny; Hermawan, Aditya
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of people with diabetes increases from year to year, accompanied by an increase in complications of diabetic ulcers. Various kinds of interventions are carried out to accelerate the healing of diabetic foot wounds, one of which is the use of aloe vera extract. To determine the effect of aloe vera extract on wound healing in patients with post-hospitalization diabetes mellitus. This study used a Pre-Experiment research design with a group Pretest post-test design. The population was all patients with diabetes mellitus and diabetic ulcers, and the sample was taken using the accidental sampling technique, totalling 37 people. Data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test Most of the wound healing before being given aloe vera extract was quite good. Namely, 26 people, or 70.3%, most wound healing after being given aloe vera extract was good; 28 people or 75.7%, there was an effect of providing aloe vera extract to wound healing in Diabetes Mellitus patients with a value of p = 0.000. Nurses should apply wound care using aloe vera as a non-pharmacological independent nursing action.
FACTORS AFFECTING POST-CORONARY ANGIOGRAPHY/PCI PATIENT CARE COMPLIANCE AT RSUD ULIN BANJARMASIN Wasila, Hardi; Solikin, Solikin; Olviani, Yurida
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i2.659

Abstract

Acute Coronary Syndrome (ACS) is a collection of symptoms characterized by the blockage of coronary arteries in the heart, where the supply of oxygen-rich blood and nutrients to the heart muscle is partially or completely obstructed. The World Health Organization (WHO) states that ACS is a global issue. The non-surgical intervention management for ACS patients is coronary angiography/PCI. Patients post-coronary angiography/PCI often experience rehospitalization at Ulin General Hospital due to non-compliance with post-procedure care. This study aims to identify the factors influencing the compliance of post-coronary angiography/PCI patients in their care at Ulin General Hospital Banjarmasin, using a cross-sectional descriptive analysis research design on 30 respondents with purposive sampling technique. The results of the Spearman's rho correlation statistical test showed that the motivation factor (p-value = 0.003) is the only factor with a significant influence, a strong correlation, and a positive relationship with compliance in post-coronary angiography/PCI care at Ulin General Hospital Banjarmasin. This study serves as a reference for further development integrated with other factors, beyond those presented, according to the concept of post-coronary angiography/PCI patient care.