Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa serta kemampuan dalam memanfaatkan media sosial sebagai strategi bersaing, dengan mengatasi permasalahan utama yaitu penggunaan media sosial yang masih didominasi oleh aktivitas hiburan dan belum diarahkan secara produktif dan strategis. Signifikansi kegiatan ini terletak pada kontribusinya dalam mempersiapkan siswa sebagai generasi digital native agar mampu bersaing di era digital melalui penguatan personal branding dan kewirausahaan digital, serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan akademik dan dunia kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui pelatihan partisipatif dan pendampingan yang meliputi ceramah, simulasi, serta praktik pembuatan konten. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner (pre-test dan post-test), serta evaluasi hasil praktik peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait strategi media sosial, perencanaan konten, dan etika digital, di mana sebagian besar peserta mampu menyusun rencana konten sederhana dan menunjukkan perilaku digital yang lebih bertanggung jawab. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam pemanfaatan media sosial. Implikasi kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi literasi digital dalam pendidikan, serta merekomendasikan pengembangan program berbasis proyek dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing siswa secara jangka panjang.