Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pendapatan dan Kontribusi Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus Usaha Ternak Bebek Peking Bapak H. Saipulloh) Lucky Pratama; Mahidi Fahmie; Sudarti Sudarti; Ary Eko Prastya Putra
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1032

Abstract

Usaha ternak bebek Peking merupakan salah satu kegiatan agribisnis yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga peternak melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara optimal. Keberhasilan usaha tersebut dipengaruhi oleh kemampuan peternak dalam mengelola biaya produksi, meningkatkan produktivitas, serta memperoleh keuntungan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan usaha ternak bebek Peking serta kontribusinya terhadap pendapatan keluarga pada usaha milik Bapak H. Saipulloh di Desa Sukosari, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan penerimaan, biaya produksi, pendapatan, titik impas produksi, titik impas harga, dan kontribusi pendapatan terhadap pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak bebek Peking menghasilkan penerimaan sebesar Rp23.750.000 per minggu dengan total biaya produksi sebesar Rp 18.970.148 per minggu sehingga diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp 4.779.852 per minggu. Produksi aktual sebanyak 475 ekor berada di atas titik impas produksi sebanyak 380 ekor, sedangkan harga jual sebesar Rp50.000 per ekor lebih tinggi dibandingkan titik impas harga sebesar Rp 39.937 per ekor. Kontribusi pendapatan usaha ternak bebek Peking terhadap total pendapatan keluarga sebesar 54,67 persen yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, usaha ternak bebek Peking layak dipertahankan dan dikembangkan karena mampu memberikan keuntungan serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga peternak.