Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pengelolaan Sekolah Unggul Berbasis Siklus PPEPP melalui Pendampingan Penguatan Budaya Mutu Berkelanjutan Amron Amron; Heriyanto Heriyanto; M. Syadeli Hanafi
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v2i3.120

Abstract

Penguatan budaya mutu pada satuan pendidikan merupakan kebutuhan strategis dalam mewujudkan pengelolaan sekolah yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. Namun, implementasi penjaminan mutu di sekolah masih menghadapi tantangan berupa belum optimalnya keterpaduan antara penetapan standar, pelaksanaan program, evaluasi berbasis data, pengendalian, dan tindak lanjut peningkatan mutu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi SMP Negeri 6 Cilegon dalam memperkuat pengelolaan sekolah berbasis siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) serta membangun budaya mutu berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, sosialisasi konsep PPEPP, pendampingan penyusunan dan pemetaan standar mutu, implementasi siklus PPEPP, monitoring, evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Mitra kegiatan meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS), guru, dan tenaga kependidikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterlibatan warga sekolah dalam menerapkan siklus PPEPP secara lebih sistematis. Pendampingan mendorong sekolah untuk memperkuat perencanaan berbasis standar mutu, melaksanakan program berdasarkan indikator yang terukur, menggunakan hasil evaluasi sebagai dasar pengendalian, serta menyusun tindak lanjut peningkatan mutu secara berkelanjutan. Kegiatan juga memperkuat kolaborasi, akuntabilitas, profesionalisme, dan budaya refleksi warga sekolah. Dengan demikian, pendampingan pengelolaan sekolah berbasis siklus PPEPP dapat menjadi strategi praktis dalam memperkuat kapasitas sekolah dan membangun budaya mutu yang berkelanjutan.