This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Septin Widiretnani
Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberian Melatonin Terhadap Mean Platelet Volume, Red-Cell Distribution Width, dan Rasio Immatur Total pada Bayi Kurang Bulan dengan Sepsis Neonatorum di Rumah Sakit Dr. Moewardi Dwi Hidayah; Abdul Aziz; Septin Widiretnani
Sari Pediatri Vol 28, No 2 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp28.2.2026.120-9

Abstract

Latar belakang. Bayi kurang bulan (BKB) atau bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Pada BKB rentan terjadi sepsis karena sistem kekebalan tubuh yang belum matur dan komplikasi tindakan invasif. Melatonin sebagai hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal berperan melawan radikal bebas, anti-inflamasi, antioksidan, dan anti-apoptosis, tetapi melatonin ditemukan dalam jumlah sedikit pada BBL terutama pada BKB.Tujuan. Menganalisis dan membuktikan efek pemberian melatonin terhadap perubahan MPV, RDW, dan rasio I/T pada BKB dengan sepsis.Metode. Penelitian pre-post experimental dengan rancangan randomized control trial (RCT) double blind dilakukan pada BKB dengan diagnosis sepsis neonatorum yang dirawat April - Oktober 2023 yang dipilih secara purposive sampling sesuai dengan kriteria restriksi di NICU RSUD Dr. Moewardi. Variabel bebas adalah pemberian melatonin, sedangkan variabel terikat meliputi kadar MPV, kadar RDW, dan rasio IT. Subjek penelitian dibagi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan diberi melatonin 20 mg dosis tunggal dan kelompok kontrol diberi plasebo. Kedua kelompok juga mendapatkan terapi standar. Data diolah dengan menggunakan SPSS 23.0 dinyatakan signifikan pada interval kepercayaan sebesar 95%, dengan nilai p<0,05.Hasil. Terdapat 42 subjek yang memenuhi kriteria (21 kelompok melatonin, 21 kelompok plasebo). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada kadar MPV sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok plasebo (p = 0,132) maupun melatonin (p = 0,348), serta tidak ada perbedaan signifikan pada nilai delta MPV antar kelompok (p = 0,483; r = 0,114). Kadar RDW menunjukkan peningkatan signifikan setelah pemberian melatonin (p = 0,022), namun tidak pada kelompok plasebo (p = 0,248). Meskipun demikian, nilai delta RDW antara kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p = 0,307; r = 0,158). Kadar rasio I/T tidak mengalami perubahan signifikan baik pada kelompok plasebo (p = 0,092) maupun melatonin (p = 0,383), serta delta rasio I/T tidak berbeda antar kelompok (p = 0,596; r = 0,082).Kesimpulan. Terdapat efek pemberian melatonin terhadap kadar RDW dan tidak terdapat efek pemberian melatonin terhadap rasio I/T serta kadar MPV pada BKB dengan sepsis.