This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Satrio Wibowo
Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya/Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara HbA1c dan Urine Creatinine Ratio pada Pasien dengan Diabetes Melitus Tipe 1 Harjoedi Adji Tjahjono; Angela Permera Tubuq; Satrio Wibowo
Sari Pediatri Vol 28, No 2 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp28.2.2026.98-104

Abstract

Latar belakang. Diabetes melitus (DM) telah menjadi beban kesehatan global. Komplikasi mikrovaskular ginjal umumnya terjadi dalam 5-10 tahun perjalanan penyakit. Biopsi ginjal sebagai standar emas diagnosis bersifat invasif, sehingga pemeriksaan urin menjadi alternatif non-invasif yang mudah dan cepat untuk deteksi dini gangguan ginjal. Tujuan. Mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan urine albumin Creatinine ratio pasien Diabetes Mellitus Tipe 1 di Poli Endokrin anak Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Metode. Menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel diambil dengan purposive sampling. Kriteria inklusi Diabetes Melitus Tipe 1, responden diambil saat pasien kontrol. Uji normalitas data menunjukkan distribusi tidak normal, sehingga analisis korelasi antar variabel dilakukan dengan uji Spearman. Hasil. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara HbA1c dan UACR (r=0,378; p=0,001) dengan kekuatan korelasi lemah (R²=0,143). Hubungan signifikan juga ditemukan pada subkelompok perempuan (p=0,025), usia 6-12 tahun (p=0,017), dan durasi sakit <5 tahun (p=0,009).Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,378 dengan nilai signifikansi p = 0,001. Kesimpulan. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara HbA1c dengan UACR pada pasien DMT1.