Kelengkapan resume medis penting untuk mendukung kesinambungan pelayanan, mutu informasi, dan akuntabilitas administrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelengkapan resume medis elektronik pasien pneumonia rawat inap serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi dokumentasi menggunakan analisis SWOT di RS Panti Waluyo Yakkum Surakarta. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif terhadap 231 resume medis elektronik yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 542 dokumen. Kelengkapan dinilai melalui observasi dokumen meliputi identifikasi pasien, laporan penting, autentikasi elektronik, dan pencatatan yang benar. Data dianalisis menggunakan frekuensi dan persentase, dilanjutkan dengan matriks IFAS dan EFAS. Identifikasi pasien dan autentikasi elektronik mencapai kelengkapan 100%. Ketidaklengkapan pada laporan penting ditemukan pada diagnosis sekunder (17,75%), pemeriksaan radiologi (3,03%), dan informasi tindak lanjut pasien (1,73%). Field mandatory dan kesesuaian format sistem mencapai kelengkapan 100%, tetapi indikator tidak terdapat field kosong dinilai tidak lengkap pada seluruh 231 dokumen (100%). IFAS menghasilkan koordinat internal 1,35. Perhitungan skor tertimbang EFAS yang dikoreksi menghasilkan skor peluang 1,70 dan ancaman 1,10, sehingga koordinat eksternal sebesar 0,60 dan posisi SWOT berada pada (1,35; 0,60) di Kuadran I. Komponen administratif menunjukkan kelengkapan tinggi, tetapi beberapa elemen klinis dan pencatatan masih memerlukan perbaikan terarah. Posisi Kuadran I mendukung strategi Strengths–Opportunities melalui optimalisasi fungsi RME, monitoring, dan peningkatan kapasitas petugas.