Fitri Nuraina
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBEDAAN KADAR KREATININ SERUM PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DAN NON-DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Fitri Nuraina; Arifiani Agustin Amalia; Chairil Anwar
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/6rmb1747

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal akibat hiperglikemia berkepanjangan. Gangguan fungsi ginjal ditandai dengan peningkatan kadar kreatinin serum sebagai indikator penurunan filtrasi glomerulus. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar kreatinin serum pada pasien Diabetes Mellitus dan Non-Diabetes Mellitus di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode Juli–Desember 2025. Penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder rekam medis. Sampel penelitian sebanyak 172 responden terdiri dari 86 pasien Diabetes Mellitus dan 86 pasien Non-Diabetes Mellitus yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar kreatinin serum pada kelompok Diabetes Mellitus sebesar 1,36 mg/dL, lebih tinggi dibandingkan kelompok Non-Diabetes Mellitus sebesar 0,82 mg/dL. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p=1000 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pasien Diabetes Mellitus cenderung memiliki kadar kreatinin serum lebih tinggi yang mengarah pada penurunan fungsi ginjal.