Siti Oktavia Nur Romadhoni
Politeknik Indonusa Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STRUKTUR DAN PROSES PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PADA IMPLEMENTASI KELAS RAWAT INAP STANDAR DI RSUP SURAKARTA Siti Oktavia Nur Romadhoni; Resia Perwirani; Wahyu Wijaya Widiyanto
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/htbd8847

Abstract

Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) menetapkan standar minimum ruang rawat inap bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Kepuasan pasien dapat berkaitan dengan struktur fisik dan proses pelayanan. Penelitian ini menganalisis hubungan struktur pelayanan dan proses pelayanan dengan kepuasan pasien pada implementasi KRIS di RSUP Surakarta. Penelitian kuantitatif analitik ini menggunakan desain potong lintang. Pengumpulan data dilakukan pada Januari-Mei 2026 di bangsal Nakula 2, Sadewa 1, Sadewa 2, dan Sembadra. Sebanyak 100 pasien rawat inap direkrut menggunakan non-probability accidental sampling. Struktur pelayanan dinilai melalui observasi terhadap 30 ruang rawat inap menggunakan 12 kriteria KRIS; proses pelayanan dan kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan korelasi Spearman pada alpha=0,05. Rerata skor struktur pelayanan, proses pelayanan, dan kepuasan pasien masing-masing sebesar 27,97; 112,29; dan 107,96. Struktur pelayanan tidak berkorelasi secara signifikan dengan kepuasan pasien (rho=-0,064; p=0,526). Proses pelayanan berkorelasi positif sangat kuat dengan kepuasan pasien (rho=0,885; p<0,001). Struktur pelayanan tidak berkorelasi secara statistik dengan kepuasan pasien, sedangkan persepsi proses pelayanan yang lebih baik berkorelasi kuat dengan kepuasan yang lebih tinggi. Karena desain penelitian bersifat potong lintang, temuan menunjukkan hubungan dan tidak dapat ditafsirkan sebagai sebab-akibat.