Perkembangan pemasaran digital mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan content creator lokal sebagai salah satu sarana komunikasi pemasaran yang dekat dengan karakter sosial dan budaya konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi konsumen terhadap peran content creator lokal dalam menumbuhkan minat beli produk UMKM di Kabupaten Sinjai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan lima informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif terhadap konten Instagram dan TikTok, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap content creator lokal terbentuk melalui empat dimensi utama, yaitu kredibilitas, gaya komunikasi, kedekatan emosional, dan daya tarik konten, dengan kredibilitas sebagai dimensi yang paling dominan. Content creator lokal dipersepsikan berperan sebagai penyampai informasi produk, pembangun kepercayaan, penghubung interaksi antara UMKM dan konsumen, serta pemicu ketertarikan terhadap produk. Dari empat bentuk minat beli yang dianalisis, minat eksploratif menjadi yang paling dominan, ditunjukkan melalui perilaku mencari komentar, ulasan pembanding, testimoni, harga, dan informasi lokasi sebelum melakukan pembelian. Temuan juga menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara representasi promosi dan kondisi aktual produk dapat menurunkan kepercayaan konsumen. Penelitian ini menegaskan pentingnya autentisitas, kredibilitas, dan kesesuaian representasi produk dalam kolaborasi antara UMKM dan content creator lokal.