Imsar
Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Fasilitas KITE IKM Bagi UMKM Dalam Meningkatkan Ekspor Dalam Negeri (Studi Kasus KPPBC TMP B Medan) Arif Riyukuri; Sri Ramadhani; Imsar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran KPPBC TMP B Medan terhadap fasilitas KITE IKM, pemanfaatan fasilitas KITE IKM, dampak peningkatan devisa ekspor dan impor, kendala dan upaya peningkatan penerima fasilitas KITE IKM. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengeksplorisasi data-data dan hasil wawancara dengan teknik analisis metode interactive model analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan peran KPPBC TMP B Medan sebagai pelaksana fasilitas KITE IKM telah berjalan dengan baik terdapat 2 perusahaan penerima fasilitas ini yaitu PT. Nexusled Cahaya Lestari dibidang industri distributor lampu LED dan CV. Karya Indra dibidang furniture, kedua Industri memperoleh peningkatan dan penurunan devisa ekspor dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, penguatan investasi dan berkembangnya perusahaan. Kendala yang dihadapi ialah sosialisasi yang dilakukan bea cukai Medan tergolong pasif karena masih terfokus pada hot issue dan ketentuan terbaru saja. kendala yang lain ialah kurangnya kerjasama antar instansi terkait terutama dengan kementrian/lembaga dan pemerintah daerah. Oleh karena itu bea cukai Medan akan terus berupaya memaksimalkan sosialisasi sehingga informasi tesebut sampai dan dijangkau oleh kalangan luas. Bea cukai Medan melalui program klinik ekspor UMKM akan terus berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait maupun ikatan pengusaha dan industri yang berada disekitar kota Medan agar mempermudah dalam pendataan, pembinaan, pelatihan dan penyelesaian masalah yang dialami para pelaku IKM berorientasi ekspor.
Pengaruh Produksi Beras, Harga Beras Domestik, dan Nilai Kurs Rupiah, Terhadap Impor Beras di Indonesia Tahun 2019 – 2025 Dalam Perspektif Ekonomi Islam Satria Abdillah Ilman; Sugianto; Imsar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2583

Abstract

Indonesia memiliki Komoditi hasil pertanian yang berperan penting bagi perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi beras, harga beras domestik dan nilai tukar rupiah terhadap impor beras di Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan jenis data time series. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sumber data diperoleh dari berbagai institusi seperti Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Kementerian Pertanian serta sumber-sumber lain yang terkait dengan penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produksi beras tidak berpengaruh terhadap impor beras di Indonesia. Harga beras domestik berpengaruh signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Nilai kurs rupiah berpengaruh signifikan terhadap impor beras di Indonesia.
Analisis Fasilitas KITE IKM Bagi UMKM Dalam Meningkatkan Ekspor Dalam Negeri (Studi Kasus KPPBC TMP B Medan) Arif Riyukuri; Sri Ramadhani; Imsar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran KPPBC TMP B Medan terhadap fasilitas KITE IKM, pemanfaatan fasilitas KITE IKM, dampak peningkatan devisa ekspor dan impor, kendala dan upaya peningkatan penerima fasilitas KITE IKM. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengeksplorisasi data-data dan hasil wawancara dengan teknik analisis metode interactive model analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan peran KPPBC TMP B Medan sebagai pelaksana fasilitas KITE IKM telah berjalan dengan baik terdapat 2 perusahaan penerima fasilitas ini yaitu PT. Nexusled Cahaya Lestari dibidang industri distributor lampu LED dan CV. Karya Indra dibidang furniture, kedua Industri memperoleh peningkatan dan penurunan devisa ekspor dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, penguatan investasi dan berkembangnya perusahaan. Kendala yang dihadapi ialah sosialisasi yang dilakukan bea cukai Medan tergolong pasif karena masih terfokus pada hot issue dan ketentuan terbaru saja. kendala yang lain ialah kurangnya kerjasama antar instansi terkait terutama dengan kementrian/lembaga dan pemerintah daerah. Oleh karena itu bea cukai Medan akan terus berupaya memaksimalkan sosialisasi sehingga informasi tesebut sampai dan dijangkau oleh kalangan luas. Bea cukai Medan melalui program klinik ekspor UMKM akan terus berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait maupun ikatan pengusaha dan industri yang berada disekitar kota Medan agar mempermudah dalam pendataan, pembinaan, pelatihan dan penyelesaian masalah yang dialami para pelaku IKM berorientasi ekspor.
Pengaruh Produksi Beras, Harga Beras Domestik, dan Nilai Kurs Rupiah, Terhadap Impor Beras di Indonesia Tahun 2019 – 2025 Dalam Perspektif Ekonomi Islam Satria Abdillah Ilman; Sugianto; Imsar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2583

Abstract

Indonesia memiliki Komoditi hasil pertanian yang berperan penting bagi perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi beras, harga beras domestik dan nilai tukar rupiah terhadap impor beras di Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan jenis data time series. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sumber data diperoleh dari berbagai institusi seperti Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Kementerian Pertanian serta sumber-sumber lain yang terkait dengan penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produksi beras tidak berpengaruh terhadap impor beras di Indonesia. Harga beras domestik berpengaruh signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Nilai kurs rupiah berpengaruh signifikan terhadap impor beras di Indonesia.