Latar Belakang: Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu secara global dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kadar albumin yang rendah selama kehamilan berkaitan erat dengan peningkatan risiko preeklampsia, edema, kelahiran prematur, dan komplikasi maternal lainnya. Upaya pencegahan melalui intervensi nonfarmakologis sangat dibutuhkan untuk menurunkan angka kematian ibu. Intervensi berbasis teknologi smartphone yang terintegrasi dengan pendampingan keluarga berpotensi menjadi strategi inovatif yang praktis dan mudah diakses dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil, khususnya di daerah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan. Tujuan: Mengetahui pengaruh aplikasi Go-Yoga dengan pendampingan keluarga terhadap tekanan darah dan kadar albumin pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada tiga kelompok intervensi yang melibatkan 60 ibu hamil trimester III. Kelompok I menggunakan buku yoga cetak; Kelompok II menggunakan aplikasi Go-Yoga tanpa pendampingan keluarga; dan Kelompok III menggunakan aplikasi Go-Yoga dengan pendampingan keluarga. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer dan kadar albumin diukur dengan metode bromocresol green. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji post-hoc Tukey HSD. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pada tekanan darah (F=203,616; p=0,0001) dan kadar albumin (F=1212,444; p=0,0001) antarkelompok. Kelompok III memiliki rerata tekanan darah post-test terendah (115,60±2,87 mmHg) dan rerata albumin tertinggi (4,27±0,20 g/dL). Uji Tukey HSD mengkonfirmasi perbedaan bermakna pada seluruh pasangan kelompok (p<0,05). Simpulan: Aplikasi Go-Yoga dengan pendampingan keluarga secara signifikan lebih efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar albumin pada ibu hamil trimester III dibandingkan intervensi konvensional. Integrasi teknologi digital dan dukungan keluarga dapat menjadi strategi pendukung dalam layanan antenatal.