Alfian Prayana Ardie Putra
Universitas Primagraha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Al-Qur'an melalui Program Wakaf Al-Qur'an bagi Masyarakat Kelurahan Kuranji Ahmad Wahyudin; Alfian Prayana Ardie Putra; Dede Mulyana; Nammirta Dwi Andini; Tuti Amalia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 2: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i2.524

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan sarana pendukung pembelajaran Al-Qur'an melalui Program Wakaf Al-Qur'an bagi masyarakat Kelurahan Kuranji. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat, penggalangan wakaf Al-Qur'an, sosialisasi program, penyaluran mushaf kepada masjid, musala, majelis taklim, dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), serta pendampingan kegiatan membaca dan pembelajaran Al-Qur'an. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penyaluran dan pemanfaatan mushaf, pelaksanaan kegiatan membaca Al-Qur'an, serta keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mushaf wakaf yang disalurkan dimanfaatkan sebagai sarana dalam kegiatan membaca dan pembelajaran Al-Qur'an pada lokasi penerima. Pemanfaatan tersebut terlihat dari penggunaan mushaf dalam kegiatan pembelajaran di TPQ, pengajian, membaca Al-Qur'an, tahsin, dan tadarus. Program ini memberikan dukungan terhadap ketersediaan sarana pembelajaran Al-Qur'an dan memperluas akses masyarakat terhadap mushaf yang layak digunakan. Namun, kegiatan ini tidak mengukur peningkatan kemampuan membaca atau pemahaman Al-Qur'an secara kuantitatif karena tidak menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Dengan demikian, kontribusi Program Wakaf Al-Qur'an dalam kegiatan ini ditunjukkan melalui penyediaan sarana, pemanfaatan mushaf, dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas membaca serta pembelajaran Al-Qur'an.
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Lebakwangi melalui Penguatan Literasi Digital, Peningkatan Kapasitas, dan Pendampingan Berbasis Kuliah Kerja Mahasiswa Fitria Haquei; Alfian Prayana Ardie Putra; Ghelan Okta Palahi; Yayatul Mu'awanah; Titin Titin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 2: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i2.525

Abstract

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal dengan pendekatan partisipatif. Kelurahan Lebakwangi memiliki beragam potensi pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial, dan pemerintahan yang dapat dikembangkan melalui program berbasis kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal dan kebutuhan masyarakat serta mengimplementasikan kegiatan pemberdayaan berdasarkan hasil identifikasi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada dukungan pendidikan dan literasi, pendampingan Posyandu, pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, penguatan kegiatan sosial-keagamaan, edukasi lingkungan, serta dukungan terhadap pelayanan administrasi pemerintahan. Pelaksanaan program menghasilkan beberapa luaran konkret, meliputi terlaksananya kegiatan pendidikan dan kesehatan, pendampingan UMKM, kegiatan edukasi lingkungan, dukungan terhadap kegiatan sosial-keagamaan, serta pendampingan pelayanan administrasi. Selain itu, identifikasi potensi UMKM dan kendala yang dihadapi pelaku usaha menghasilkan rekomendasi untuk pengembangan pendampingan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Pelaksanaan program juga memfasilitasi interaksi dan kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pelaku UMKM, kader Posyandu, dan pemerintah kelurahan. Luaran tersebut menunjukkan bahwa program KKM berkontribusi dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dan mendukung pemanfaatan potensi lokal melalui kegiatan pemberdayaan berbasis partisipasi. Keberlanjutan program diarahkan pada penguatan kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan perguruan tinggi melalui pendampingan lanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lokal yang telah diidentifikasi.