Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN SHALAT DZUHUR BERJAMAAH BAGI PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NURUL HIDAYAH BOJONEGARA Ahmad Wahyudin; Hayumi Hayumi
DESANTA (Indonesian of Interdisciplinary Journal) Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Desanta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia biasanya hanya terfokus pada kemampuan intelektual dan sangat sekali kurang mendalami pembentukan karakter. Pendidikan karakter dengan pembiasaan shalat dzuhur berjamaah bagi peserta didik di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah merupakan kewajiban yang dilakukan oleh pihak sekolah sebagai sarana pembentukan sikap positif bagi peserta didik, serta mampu meningkatkan kesadaran individu sebagai seorang hamba yang patuh kepada tuhannya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter apa saja yang diperoleh oleh peserta didik dalam pembiasaan shalat dzuhur berjamah. Metode penelitian ini metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode Library Research, yaitu mengumpulkan data-data dari buku-buku yang berkaitan dan Field Research, yaitu mengumpulkan data yang diperoleh dari lapangan dengan menggunakan teknik Observasi dan Interview. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dzuhur berjamaah pada dasarnya bertujuan sebagai sarana implementasi materi dalam mata pelajaran Fiqih serta untuk membiasakan peserta didik melaksanakan shalat fardhu, juga mampu meningkatkan karakter religius seseorang jika dilakukan secara terus-menerus dan selalu mengambil-nilai-nilai yang baik dari kegiatan shalat berjamaah. Hal ini bisa dilihat jika suara adzan berkumandang maka siswa/i akan segera kemushollah untuk menunaikan ibadah shalat dzuhur berjamaah. Sehingga, melalui pembiasaan shalat dzuhur berjamaah dapat membentuk karakter religius siswa
KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM Rusli, Deni; Reza Umami; Ahmad Wahyudin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Domestic violence is a complex and multidimensional social phenomenon. From a sociological perspective, this incident is not only viewed as a violation of the law, but also as a result of unequal power relations, patriarchal social constructions, and gender inequality within the family structure. This study uses a qualitative approach, examining the phenomenon of domestic violence through the theoretical framework of the sociology of law to understand the social factors underlying its occurrence. The results indicate that domestic violence is closely related to economic factors, low education, the social environment, and the weak position of women within the family. Although formal regulations such as Law No. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence have been enacted, their implementation still faces cultural and structural barriers. Therefore, a sociological approach to law emphasizes the importance of social transformation through education, women's empowerment, and changes in societal norms. The law must function not only as a repressive tool but also as a means to create social justice and protection for victims of violence, especially women.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa Slta Se Kota Serang Deni Rusli; Ahmad Wahyudin; Lesi Lesiani; Hayumi; Arip Arizal Mustahidin
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v8i1.2228

Abstract

This research aims to determine the relationship between the role of Islamic Religious Education Teachers (PAI) in shaping the religious character of high school students throughout Serang City. The approach used is quantitative with survey methods. The research sample consisted of 300 respondents who were high school students in Serang City. The data collection technique uses a questionnaire with a Likert scale which has been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using the SPSS program through the Kolmogorov-Smirnov normality test and Spearman's rho correlation test. The research results showed that the data was not normally distributed with a significance value of 0.000 (<0.05), so the analysis continued using non-parametric statistics. The results of the Spearman correlation test show a correlation coefficient value of 0.017 with a significance value of 0.767 (>0.05). This shows that there is no significant relationship between the role of PAI teachers and students' religious character. Thus, the research hypothesis which states that there is a relationship between the two variables cannot be accepted. These findings indicate that the formation of students' religious character is not only influenced by the role of PAI teachers, but also by other factors such as family environment, peers, school culture, and the influence of social media.
Implementasi Nilai-Nilai Akhlak Tasawuf Dalam Pembentukan Karakter Santri Di Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan Ahmad Wahyudin; Nurusshofi Hamalatil Jannah; Mia Revi Ukhtiani; Deni Rusli
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 01 (2026): Ashlach: Journal Of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v4i01.917

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai akhlak tasawuf dalam pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengasuh, ustaz, dan santri Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai akhlak tasawuf dilakukan melalui pembiasaan ibadah, pengajian kitab-kitab akhlak dan tasawuf, keteladanan guru, kegiatan dzikir, mujahadah, serta penerapan disiplin pesantren. Nilai-nilai tasawuf yang dominan ditanamkan meliputi keikhlasan, kesabaran, tawadhu', zuhud, syukur, dan tanggung jawab. Proses internalisasi nilai tersebut mampu membentuk karakter santri yang religius, disiplin, mandiri, jujur, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Faktor pendukung implementasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, peran aktif pengasuh dan ustaz, serta program pembinaan yang berkelanjutan. Adapun faktor penghambatnya antara lain pengaruh lingkungan luar pesantren dan latar belakang santri yang beragam. Implikasi: Implementasi nilai akhlak tasawuf yang terintegrasi dalam Panca Jiwa Pondok memberikan implikasi praktis mengenai pentingnya standardisasi manajemen kesantrian berbasis pembiasaan dan keteladanan nyata untuk membentuk karakter spiritual santri. Orisinalitas: Orisinalitas dari penelitian terletak pada langkah pemaduan antara nilai-nilai akhlak tasawuf amali (seperti takhalli, tahalli, dan tajalli) dengan nilai-nilai lokal Panca Jiwa Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan dalam menjawab tantangan moral santri di era globalisasi.
Penguatan Literasi Al-Qur'an melalui Program Wakaf Al-Qur'an bagi Masyarakat Kelurahan Kuranji Ahmad Wahyudin; Alfian Prayana Ardie Putra; Dede Mulyana; Nammirta Dwi Andini; Tuti Amalia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 3, No 2: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v3i2.524

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan sarana pendukung pembelajaran Al-Qur'an melalui Program Wakaf Al-Qur'an bagi masyarakat Kelurahan Kuranji. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat, penggalangan wakaf Al-Qur'an, sosialisasi program, penyaluran mushaf kepada masjid, musala, majelis taklim, dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), serta pendampingan kegiatan membaca dan pembelajaran Al-Qur'an. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penyaluran dan pemanfaatan mushaf, pelaksanaan kegiatan membaca Al-Qur'an, serta keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mushaf wakaf yang disalurkan dimanfaatkan sebagai sarana dalam kegiatan membaca dan pembelajaran Al-Qur'an pada lokasi penerima. Pemanfaatan tersebut terlihat dari penggunaan mushaf dalam kegiatan pembelajaran di TPQ, pengajian, membaca Al-Qur'an, tahsin, dan tadarus. Program ini memberikan dukungan terhadap ketersediaan sarana pembelajaran Al-Qur'an dan memperluas akses masyarakat terhadap mushaf yang layak digunakan. Namun, kegiatan ini tidak mengukur peningkatan kemampuan membaca atau pemahaman Al-Qur'an secara kuantitatif karena tidak menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Dengan demikian, kontribusi Program Wakaf Al-Qur'an dalam kegiatan ini ditunjukkan melalui penyediaan sarana, pemanfaatan mushaf, dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas membaca serta pembelajaran Al-Qur'an.