Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Pelaku UMKM melalui Workshop QRIS Merchant, Pelindungan Konsumen, dan Pemasaran Digital Dea Puspita; Yuni Yunarsih; Putri Alifah Tasnim; Fauziah Harjakusuma; Shafa Meyliana Azzahra; Muhammad Ilham Sulaeman; Rendi Cahya Renggana; Tony Prabowo; Citra Dewi Salasanti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 10 (2026): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/5sf1pp88

Abstract

Digitalisasi pembayaran dan pemasaran menjadi salah satu kebutuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi perubahan transaksi dan perilaku konsumen. Berdasarkan observasi awal, masih terdapat pelaku UMKM di Desa Sukamahi yang memiliki keterbatasan pemahaman mengenai QRIS Merchant, pelindungan konsumen dalam transaksi digital, dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai ketiga aspek tersebut melalui Workshop Pembuatan QRIS Merchant, Pelindungan Konsumen, dan Strategi Pemasaran Digital. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Agustus 2026 di Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, dengan melibatkan 79 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat dan pelaku UMKM. Metode kegiatan berupa penyampaian materi dan diskusi interaktif yang diawali pretest dan diakhiri posttest. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed Ranks Test. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan QRIS Merchant, menerapkan pelindungan konsumen dalam transaksi digital, serta mengembangkan strategi pemasaran digital.
Ethnopharmacological Study: Documentation and Quantitative Analysis of Traditional Knowledge of Medicinal Plant Use by the Sasak Tribe in Lombok to Treat Digestive disorders Rahmawati; Citra Dewi Salasanti; Nur Azizah; Ertati Suarni; Delladari Mayefis
Fundamental and Applied Research in Medicine and Allied Sciences Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): November, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/farmasi.v2i2.655

Abstract

The Sasak tribe possesses rich traditional knowledge of medicinal plants for digestive disorders, yet systematic documentation remains limited. This study documented and quantitatively analyzed medicinal plants used by Sasak traditional healers for gastrointestinal diseases through a cross-sectional ethnopharmacological survey involving 120 informants across five districts on Lombok Island. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed using Use Value (UV), Relative Frequency of Citation (RFC), Fidelity Level (FL), and Informant Consensus Factor (FIC). A total of 20 plant species from 17 families were identified, with Curcuma longa, Zingiber officinale, and Psidium guajava being the most frequently cited. High informant consensus was found for diarrhea and dysentery (FIC = 0.978) and gastritis-related disorders (FIC = 0.977). Leaves and rhizomes were the most commonly used plant parts, while decoction was the primary preparation method. A strong positive correlation between UV and RFC (r = 0.94, p < 0.001) indicates a well-structured ethnopharmacological system with promising potential for further pharmacological validation. Conservation of this traditional knowledge is strongly recommended.