Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong institusi pendidikan kemaritiman untuk mengintegrasikan teknologi komputer dengan manajemen pembelajaran guna meningkatkan kompetensi taruna dalam pengoperasian peralatan navigasi elektronik. Perkembangan teknologi seperti Learning Management System (LMS), sistem informasi akademik, dashboard pembelajaran, dan media pembelajaran digital memberikan peluang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan terukur. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan penerapan manajemen pembelajaran yang terencana, terorganisasi, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi praktik taruna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi teknik komputer dan manajemen pembelajaran terhadap kompetensi navigasi elektronik taruna Universitas Maritim AMNI Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 taruna yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknik komputer berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi navigasi elektronik taruna, demikian pula manajemen pembelajaran memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi tersebut. Secara simultan kedua variabel mampu menjelaskan sebagian besar variasi kompetensi navigasi elektronik, sehingga penerapan pembelajaran berbasis teknologi yang didukung oleh manajemen pembelajaran yang efektif mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan operasional, serta kemampuan pengambilan keputusan taruna dalam penggunaan peralatan navigasi elektronik.