Putri Izhari Ramdhona
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Influencer Marketing dan Social Proof terhadap Impulse Buying pada Pengguna TikTok Shop Generasi Z di Kecamatan Cengkareng Putri Izhari Ramdhona; Mahmud Syarif; Desy Tri Anggarini
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qtmsjt36

Abstract

Kemajuan dalam teknologi digital serta meningkatnya pemanfaatan e-commerce telah mempengaruhi cara pengguna berperilaku, terlihat dari melonjaknya fenomena impulse buying di situs belanja online seperti TikTok Shop. Adanya konten influencer marketing diikuti juga dengan social proof dari pengguna lain yang berupa review dan penilaian produk. Kajian ini berorientasi dalam menganalisis pengaruh influencer marketing dan social proof terhadap impulse buying pada pengguna TikTok Shop Generasi Z di Kecamatan Cengkareng. Riset ini dilaksanakan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan via kuesioner kepada 100 responden dengan kriteria pernah berbelanja di TikTok Shop, Generasi Z dan tinggal di Kecamatan Cengkareng. Variabel bebas yang diuji dalam penelitian ini yaitu influencer marketing (X1) dan social proof (X2), variabel dependennya yaitu impulse buying (Y). Data diolah menggunakan software SPSS versi 25. Temuan analisis data secara individual menegaskan bahwa influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying, sedangkan social proof berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impulse buying. Secara simultan, influencer marketing dan social proof berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan R2 yang diperoleh mencapai 0,585 atau 58,5%. Penelitian ini mengindikasikan strategi pemasaran digital dengan pemanfaatan influencer marketing secara efektif dapat meningkatkan impulse buying di TikTok Shop, khususnya pada Generasi Z di Kecamatan Cengkareng. Disisi lain, semakin sering seseorang melihat social proof pada produk di TikTok Shop, maka perilaku belanja impulsif pada konsumen akan menurun.