Syamikar Baridwan Syamsir
Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Terapi Kelompok Terapeutik dalam Meningkatkan Integritas Psikososial Lansia di Kecamatan Tegallega, Bogor Raphita Diorarta; Sri Gunda Fahriana Fahruddin; T Widya Naralia; Eny Dewi Pamungkas; Hesti Rahayu; Syamikar Baridwan Syamsir
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 02 (2026): Volume 2 Nomor 2, Agustus 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i02.93

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia (lansia) seiring bertambahnya angka harapan hidup menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, terutama pada aspek psikososial, seperti kesepian, isolasi sosial, penurunan harga diri, dan kesulitan adaptasi terhadap proses menua. Kondisi ini memerlukan intervensi yang mampu meningkatkan kesejahteraan psikososial lansia secara komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tumbuh kembang lansia pada aspek psikososial melalui terapi kelompok terapeutik. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Tegallega, Bogor, dengan melibatkan 16 lansia berusia di atas 60 tahun. Intervensi dilakukan dalam enam sesi terstruktur yang membahas perubahan pada aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual selama proses menua. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman lansia sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata skor dari 9,8 pada pre-test menjadi 13,4 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 36,7%. Peningkatan tertinggi ditemukan pada aspek biologis (40,9%) dan psikologis (39,6%), diikuti aspek sosial (36,0%) dan spiritual (27,9%). Hasil ini menunjukkan bahwa terapi kelompok terapeutik efektif dalam meningkatkan pemahaman, kemampuan adaptasi, interaksi sosial, serta kesejahteraan psikososial lansia. Dengan demikian, intervensi terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman lansia pada seluruh aspek psikososial, dengan capaian tertinggi pada dimensi biologis dan psikologis