Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan pada CV Langgeng Jaya Karoseri Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 110 responden karyawan bagian produksi yang diperoleh menggunakan teknik sampling berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan modifikasi skala Likert (1-4) untuk menghindari kecenderungan jawaban di nilai tengah yang netral. Data dianalisis menggunakan bantuan program SPSS versi 26 melalui metode analisis regresi linear berganda, uji kualitas data (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), serta pengujian hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 8,252 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara parsial juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi di bawah batas 0,05. Secara simultan, motivasi kerja dan keselamatan kesehatan kerja (K3) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,531 menunjukkan bahwa kontribusi gabungan variabel motivasi kerja dan keselamatan kesehatan kerja (K3) mampu menjelaskan variasi perubahan kinerja karyawan sebesar 53,1%, sedangkan sisanya sebesar 46,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi manajemen perusahaan untuk memprioritaskan perbaikan pada aspek lingkungan kerja sehat yang mendapatkan skor rata-rata terendah (2,32) melalui peremajaan Alat Pelindung Diri (APD) dan ventilasi udara secara berkala.