Naomi Br. Situmorang
Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Slang Digital dalam Komunikasi Remaja: Bentuk, Fungsi Komunikatif, dan Implikasi Psikolinguistik bagi Ragam Bahasa Indonesia: Digital Slang in Adolescent Communication: Forms, Communicative Functions, and Psycholinguistic Implications for Indonesian Language Registers Emelia Hanada Br. Sembiring; Eka Putri Saptari Wulan; Kristina Br. Purba; Naomi Br. Situmorang
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2894

Abstract

Media sosial mempercepat peredaran slang digital dan memperluas pilihan leksikal remaja, tetapi kajian yang ada lebih sering memusatkan perhatian pada bentuk dan makna daripada proses pemrosesan bahasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi komunikatif, dan implikasi psikolinguistik slang digital dalam komunikasi remaja. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif berupa studi literatur terarah dan analisis isi tematik terhadap 30 istilah yang telah dihimpun dalam korpus analitik penelitian. Sumber teoretis dan pembanding berasal dari artikel jurnal akses terbuka tentang bahasa gaul, komunikasi digital, dan psikolinguistik. Hasil menunjukkan tiga kelompok bentuk: bentuk informal bahasa Indonesia, singkatan atau akronim, serta leksikon berbasis bahasa Inggris dan budaya internet. Fungsi dominan ialah evaluasi sosial dan ekspresi keadaan atau emosi. Secara psikolinguistik, familiaritas dan konteks digunakan sebagai mekanisme penjelas berdasarkan literatur, bukan hasil pengukuran langsung. Penelitian menyimpulkan bahwa slang digital merupakan adaptasi register, bukan pengganti bahasa baku, serta menawarkan kerangka integratif bentuk-fungsi-pemrosesan yang membatasi inferensi kognitif secara proporsional.