Tiwi Indriyani
Universitas Nurul Huda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Isi Penilaian Autentik dalam Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMA Kelas X Kurikulum Merdeka: A Content Analysis of Authentic Assessment in the Grade X Senior High School Textbook Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia of the Merdeka Curriculum Ernawati; Tiwi Indriyani; Dela Sintia; Riyani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2950

Abstract

Penelitian ini mengkaji penilaian autentik dalam buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMA Kelas X Kurikulum Merdeka. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penilaian dalam buku teks untuk mendukung ketercapaian Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase E yang meliputi menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, serta menulis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk penilaian autentik dalam buku teks serta menganalisis keselarasannya dengan Capaian Pembelajaran Fase E. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi yang didukung statistik deskriptif sederhana. Data berupa aktivitas pembelajaran, tugas, proyek, praktik, dan refleksi yang menunjukkan karakteristik penilaian autentik. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dengan teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penghitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku memuat penilaian produk, praktik, proyek, dan penilaian diri, sedangkan penilaian portofolio belum terakomodasi. Secara umum, bentuk penilaian tersebut selaras dengan Capaian Pembelajaran Fase E, meskipun distribusinya belum seimbang.