Perkembangan layanan Buy-Now-Pay-later (BNPL) seperti SPayLater di platform e-commerce memberikan kemudahan transaksi bagi mahasiswa, namun di sisi lain juga berpotensi mendorong pengingkatan perilaku konsumtif seperti pembelian impulsif dan intensitas belanja online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh performance expectancy, effort expectancy, social influence, hedonic motivation, dan price value terhadap niat penggunaan SPayLater serta dampaknya terhadap pembelian impulsif dan intensitas belanja online pada mahasiswa Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model UTAUT2. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada 110 responden dengan teknik purposive sampling dan analisis menggunakan regresi linear serta uji mediasi dengan PROCESS Model 4. Hasil penelitian menunjukan bahwa performance expectancy, social influence, hedonic motivation, dan price value berpengaruh signifikan terhadap niat penggunaan, sedangkan effort expectancy tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, niat penggunaan berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif dan intensitas belanja online. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa niat penggunaan menjadi faktor penting yang menghubungkan pengaruh manfaat, sosial, emosional, dan nilai ekonomis terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sehingga dapat menjadi perhatian dalam pengendalian layanan BNPL secara lebih bijak.