Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Spiritual Well-Being Generasi Muda Katolik Pada Era Digital di Prodi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan Tahun 2024 Friska Sri H. Br. Ginting; Samfriati Sinurat; Iman Lestari Zega
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.219

Abstract

Era digital membawa perubahan signifikan dalam kehidupan beragama, termasuk bagi generasi muda Katolik yang menghadapi tantangan mempertahankan nilai spiritual di tengah derasnya arus informasi dan teknologi. Spiritual well-being merupakan salah satu pilar kesehatan seutuhnya menurut WHO, yang mencakup kedamaian, makna hidup, dan hubungan mendalam dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran spiritual well-being generasi muda Katolik pada era digital di Program Studi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan teknik accidental sampling, melibatkan 49 mahasiswa Katolik sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah Spiritual Well-Being Scale (SWBS) yang terdiri dari 20 item, mencakup dimensi religious well-being dan existential well-being, diukur menggunakan skala Likert enam poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (93,9%) memiliki tingkat spiritual well-being tinggi, sementara 6,1% berada pada kategori rendah. Tingginya spiritual well-being ini dipengaruhi oleh keyakinan mendalam terhadap campur tangan Tuhan, kebiasaan berdoa pribadi, serta pemanfaatan sumber daya spiritual digital seperti aplikasi meditasi dan konten rohani daring. Hasil ini menegaskan pentingnya penguatan nilai spiritual bagi mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan di tengah tantangan digitalisasi.