Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 pada Domain EDM02, BAI06, dan DSS01 (Studi Kasus: PT Adicipta Inovasi Teknologi) Alfares Putra, Dhida; Suprapto; Sapta Prakoso, Bondan
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Adicipta Inovasi Teknologi (AdIns) merupakan perusahaan penyedia solusi teknologi informasi yang menyediakan layanan after sales bagi produk utamanya, CONFINS (Consumer Finance and Leasing Solution). Layanan ini dijalankan melalui penanganan tiket pemeliharaan berupa incident, permanent solution, dan change request, yang didukung aplikasi internal Mango terintegrasi JIRA sebagai sistem ticketing. Kondisi ini menghasilkan data operasional seperti status tiket, man-days, capaian SLA, aging, dan keberhasilan deployment. Namun variasi standar pencatatan antar tim serta beban administratif pelaporan berpotensi menimbulkan bias data dan menurunkan produktivitas developer. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tata kelola TI pada AdIns dalam mendukung layanan after sales CONFINS menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi as-is dan to-be, serta menyusun rekomendasi perbaikan. Penentuan ruang lingkup dilakukan menggunakan COBIT 2019 Design Factor Toolkit yang menghasilkan tiga objective prioritas, yaitu EDM02 (Ensured Benefits Delivery), BAI06 (Managed IT Changes), dan DSS01 (Managed Operations). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, serta verifikasi work product. Hasil penilaian menunjukkan capability level as-is: EDM02 Level 2 (capaian Level 3 = 77,7%), BAI06 Level 3 (capaian Level 4 = 80%), dan DSS01 Level 2 (capaian Level 3 = 64,2%). Target to-be ketiga proses ditetapkan pada Level 4, sehingga gap masing-masing adalah +2 (EDM02), +1 (BAI06), dan +2 (DSS01). Rekomendasi perbaikan dirancang ringan dan terintegrasi dengan ekosistem Mango-JIRA yang sudah ada, tanpa menambah beban administratif berlebihan bagi tim developer dan operator.