Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Gadget untuk Menjaga Kesehatan Mata di SMP Negeri 2 Alalak Noor Kamalia; Jihan Jihan; Muhammad Gilang; Diah Fitri Kusumawardhani; Dini Azizah; Elma Rahmawati; Tiara Nurfazrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4809

Abstract

Meningkatnya intensitas penggunaan gadget di kalangan remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama, berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan mata seperti astenopia digital, miopi progresif, dan sindrom mata kering. Minimnya pengetahuan tentang penggunaan gadget yang aman menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMP Negeri 2 Alalak terhadap dampak penggunaan gadget bagi kesehatan mata serta cara pencegahannya. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif yang dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, materi disampaikan melalui presentasi PowerPoint interaktif, pembagian leaflet, dan pemutaran video edukatif. Evaluasi dilakukan dengan instrumen pretest dan posttest guna mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMP Negeri 2 Alalak yang menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi berlangsung, dibuktikan dengan partisipasi aktif dalam diskusi tanya jawab. Hasil posttest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, khususnya pada aspek durasi penggunaan gadget yang aman, jarak pandang ideal, pentingnya pencahayaan yang memadai, serta penerapan aturan 20-20-20 dalam mengistirahatkan mata. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan edukasi interaktif dengan kombinasi media visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait kesehatan mata di era digital, sehingga berpotensi membentuk perilaku preventif yang berkelanjutan pada kelompok usia rentan tersebut