Nur Romdhona
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Stunting pada Anak Balita di Kawasan Marginal Perkotaan Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Dadang Herdiansyah; Noor Latifah A; Iseu Siti Aisyah; Nur Romdhona; Dihartawan
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Vol. 7 No. 1 (2026): Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mjnf.7.1.10-27

Abstract

Latar belakang: penelitian ini berfokus pada fenomena stunting pada balita berusia dibawah 5 tahun di kawasan miskin pinggiran perkotaan Indonesia, terutama komunitas miskin perkotaan, masih menjadi masalah serius yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Tujuan: penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor penentu stunting melalui tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan PRISMA. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencarian artikel di PubMed, Google Scholar, dan Garuda dengan kata kunci terkait stunting pada kawasan marginal perkotaan Indonesia, menggunakan filter tahun 2020–2026. Dari total 814 artikel yang teridentifikasi, setelah proses penyaringan dan penilaian kelayakan sesuai pedoman PRISMA, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil: menunjukkan bahwa faktor ibu, khususnya status gizi kehamilan (LILA <23,5 cm; OR=3,37; p=0,016), berat badan ibu selama hamil (OR=8,1; p<0,01), pengetahuan gizi (OR=18,2; p<0,001), dan pendidikan ibu (OR=7,278; p=0,003), merupakan determinan paling konsisten. Pemanfaatan Posyandu muncul sebagai platform strategis dalam pencegahan stunting. Temuan ini didasarkan pada analisis 10 artikel dengan dominasi desain cross-sectional, sehingga simpulan perlu ditafsirkan secara hati-hati. Simpulan: penelitian bahwa stunting di kawasan miskin pinggiran perkotaan Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh faktor gizi-perilaku dibandingkan faktor struktural. Oleh karena itu, strategi intervensi perlu diarahkan pada penguatan gizi dan pendidikan ibu sejak masa prakonsepsi dan 1.000 HPK, revitalisasi Posyandu sebagai simpul layanan komunitas, serta perbaikan lingkungan pangan yang komprehensif.