Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Hipertensi Melalui Media Audiovisual dan Flyer pada Pasien Lansia di Puskesmas Bontang Selatan 2 Anifa Temongmere; Adinda Naia Natasya; Farah Aulia; Haris Retno Susmiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4914

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan sering disebut sebagai ‘the silent killer’ karena umumnya tidak menimbulkan gejala yang spesifik. Tingginya angka kasus hipertensi menunjukkan perlunya upaya edukasi kesehatan yang berkelanjutan agar pasien memiliki pemahaman yang memadai mengenai penyakit hipertensi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Berdasarkan hasil laporan data Puskesmas Bontang Selatan 2, tercatat sebanyak 3.333 kasus hipertensi pada tahun 2024 periode Bulan Januari-Desember. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman Tahun 2025 yang bertujuan memberikan edukasi kesehatan mengenai hipertensi melalui media video yang diperkuat dengan flyer. Kegiatan dilaksanakan di ruang tunggu Puskesmas Bontang Selatan 2, Kota Bontang, dengan sasaran 28 pasien yang berkunjung ke Puskesmas. Metode yang digunakan adalah pre experiment dengan desain one-shot case study, meliputi pemutaran video edukasi selama dua hari berturut-turut, dilanjutkan dengan pembagian flyer dan pengisian kuis pengetahuan pada hari ketiga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pasien mampu menjawab kuis dengan tingkat ketepatan tinggi, berkisar antara 89% hingga 100% pada setiap indikator pertanyaan, yang menggambarkan tingkat pemahaman pasien terhadap materi hipertensi setelah menerima edukasi. Mengingat desain one-shot case study tidak menyertakan pengukuran pengetahuan awal (pre-test), hasil ini belum dapat digunakan untuk membuktikan adanya peningkatan pengetahuan, namun dapat menjadi gambaran awal yang mendukung upaya edukasi kesehatan sebagai bagian dari pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Bontang Selatan 2.