Latar Belakang: Perimenopause merupakan masa menjelang meopause sampai usia 48 tahun. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu perimenopause dalam menghadapi masa menopause diantaranya yaitu pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, kondisi ekonomi dan gaya hidup. Salah satu pendekatan terpenting untuk meningkatkan kesehatan wanita perimenopause adalah konseling tentang menopause.Tujuan : diketahui pengaruh konseling dengan kecemasan pada wanita perimenopause di wilayah kerja Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022.Metode: Penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan one group pretest-postest desain. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita perimenopause di wilayah kerja Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan, yang berusia 45-49 tahun dengan jumlah sebanyak 98 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 30 responden. Pangambilan data dengan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat (uji t).Hasil : diketahui kecemasan pada wanita perimenopause sebelum diberikan konseling adalah 20,4 dan sesudah diberikan konseling adalah 10,9. Ada pengaruh konseling dengan kecemasan pada wanita perimenopause di wilayah kerja Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022 dengan nilai (p-value = 0,000).Kesimpulan : Terdapat pengaruh konseling dengan kecemasan pada wanita perimenopause di wilayah kerja Puskesmas Way Panji Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022. Saran: diharapkan tenaga kesehatan khususnya Bidan secara umum memberikan dan melakukan penyuluhan atau konseling tentang kesehatan reproduksi pada masa menopause. Kata Kunci : Kecemasan pada wanita perimenopause dan konseling ABSTRACT Background: Perimenopause is the period leading up to menopause until the age of 48 years. Many factors influence anxiety in perimenopausal women in dealing with menopause, including knowledge, attitudes, family support, economic conditions, and lifestyle. One of the most important approaches to improving perimenopausal women's health is by conducting counseling about menopause.Purpose: to determine the effect of counseling on anxiety in perimenopausal women in the work area of Way Panji public health center, Lampung Selatan in 2022.Methods: This study is a quantitative study with one group pretest-posttest design approach. The population in this study were 98 perimenopausal women aged 45 – 49 years in the work area of Way Panji public health center, Lampung Selatan. Then, the sample in this study was 30 respondents. The data were collected using an observation sheet. Then, univariate and bivariate data analysis used t-test.Results: the results of this study showed that anxiety in perimenopausal women before being given counseling was 20.4 and after being given counseling was 10.9. It means that there is an effect of counseling on anxiety in perimenopausal women in the work area of Way Panji public health center Lampung Selatan in 2022 with the p-value = 0.000.Conclusion: there was an effect of counseling on anxiety in perimenopausal women in the work area of Way Panji public health center Lampung Selatan in 2022.Suggestion: it is hoped that health workers, especially midwives, provide and carry out counseling about reproductive organs' health during menopause. Keywords: anxiety in perimenopausal women, counseling