Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan mahasiswa keperawatan dalam menyelesaikan pendidikan. Meningkatnya jumlah mahasiswa yang gagal menyelesaikan studi tepat waktu di Akper Toraya melatarbelakangi perlunya identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa Akper Toraya Tana Toraja tahun 2009. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh mahasiswa tingkat II dan III berjumlah 148 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada 15 September 2009. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan SPSS 12. Sebagian besar mahasiswa memiliki motivasi belajar tinggi (71,6%), sedangkan 28,4% memiliki motivasi sedang dan tidak ada yang bermotivasi rendah. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar adalah kemampuan mahasiswa (p=0,000), kondisi fisik (p=0,001), lingkungan belajar (p=0,001), dan upaya dosen (p=0,000). Faktor yang tidak berpengaruh adalah cita-cita (p=0,094) dan unsur-unsur dinamis dalam pembelajaran (p=0,228). Kemampuan mahasiswa, kondisi fisik, lingkungan belajar, dan upaya dosen terbukti memengaruhi motivasi belajar. Disarankan agar mahasiswa meningkatkan kemampuan akademik dan menjaga kesehatan, institusi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta melibatkan dukungan keluarga, dan dosen lebih aktif melibatkan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi keberhasilan mahasiswa.