Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effects of Counseling on The Knowledge and Attitude About The Risking Sexual Behavior of SMA 5 and SMA 21 Students in Makassar City Elna Sari; Andi Zulkifli; Suriah
MIRACLE Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2021): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph/Vol4.Iss1/218

Abstract

SMA 5 and SMA 21 are the leading schools in Makassar City which have a Youth Counseling Information Center. Previous research looked at the influence of game simulation and brainstorming on the knowledge and attitudes of stundent about reproductive health for high school adolescents in Makassar City, including SMA 5 and SMA 21, but the results did not have effect on students' knowledge and attitudes. Therefore, the researcher took the initiative to provide another intervention in the form of counseling. This study aims to determine the effect of counseling on knowledge and attitudes about risky sexual behavior among students in SMA 5 and SMA 21 Makassar City. This study used a quasi-experimental design with a randomized pre test post test control group design. A sample of 76 students of class XI SMA 5 and SMA 21 Makassar City, using simple random sampling technique. Data collection was using a questionnaire. Statistical analysis used paired t-test and independent samples t-test. The results showed that there was an effect of counseling on knowledge (p = 0.002) but there was no effect on attitudes (p = 0.865) in SMA 5 and SMA 21 Makassar City. It is suggested that SMA 5 and SMA 21 Makassar City be active in conducting counseling, especially counseling about attitudes, so that students have positive attitudes about risky sexual behavior.
Effect of Moringa Oliefera Supplementation During Pregnancy on Stunting in Children of Pre-School Age Hasan Basri; Nur Hikmah; Veni Hadju; Burhanuddin Bahar; Andi Zulkifli; Syamsiar S. Russeng
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i4.31233

Abstract

Stunting is a growth failure due to a lack of nutrition that has lasted from pregnancy to 24 months of age. This study aims to examine the effect of moringa supplementation during pregnancy on stunting in preschool children (5-6 years old). This study is a follow-up study of a Randomized Control Trial with Double Blind study that provides moringa supplements in the form of PG (Powder Group), EG (Extract Group), and as well as IFA (Iron Folate Acid) supplements to pregnant women. The subjects were 303 children in six sub-districts in Jeneponto District who were children of mothers who received supplementation of PG, EG, and IFA during pregnancy. Children’s height was measured using a microtoice. Data were statistically analyzed using the Logistic Regression test. The results showed a significant difference between the three groups. EG intervention had a significant effect on stunting in preschool-age children (5-6 years old). EG intervention (24.18%) showed the lowest prevalence of stunting among PG (25.47) and IFA (38.68%) interventions. EG prevented stunting by 2.215 times compared to the other intervention groups. The provision of Moringa extract to pregnant women has a better effect on reducing stunting.
Surveilans Vektor Dengue di Kota Palopo: Evaluasi Program Pasca-Kejadian Luar Biasa Yona Patanduk; Sitti Ashlihah; N Nurjanah; Citra Lande; Musrianti Syachrim; Andi Zulkifli
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surveilans vektor dengue ditujukan untuk menghasilkan indikator kepadatan vektor dalam menilai efektivitas upaya pencegahan, pengendalian kasus dan rekomendasi terbaik dalam kewaspadaan dini. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai surveilans vektor dengue di Kota Palopo setelah terjadinya peningkatan kasus dan kematian akibat DBD pada 2021-2022. Kajian ini merupakan studi observasional deskriptif, dilakukan di 12 puskesmas di Kota Palopo. Data primer dikumpulkan dengan wawancara terstruktur pada petugas surveilans vektor dengue. Data sekunder adalah laporan kasus dan hasil entri aplikasi SILANTOR 2019-2021. Data vektor semua puskesmas belum representatif, tidak tersedia data indikator kepadatan vektor dan endemisitas per wilayah. Sebanyak 50% petugas surveilans vektor merangkap >5 program lain. Format pengumpulan data vektor tidak mencakup seluruh variabel untuk menghitung indikator kepadatan vektor (HI, CI, BI). Sekalipun sederhana dari segi format dan alur pelaporan namun hanya 16,7% petugas yang mengolah data vektornya. Luaran dari program ini belum mampu menjawab kriteria sistem surveilans vektor yang baik berdasarkan indikasi tingkat kemanfaatan. Perlu peningkatan kapasitas bagi tenaga surveilans vektor dengue di puskesmas dan penguatan dukungan lintas sektor.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Mahasiswa Akper Toraya Tana Toraja 2009 Ruth Yanti B; Ridwan Mochtar T; Andi Zulkifli
Jurnal Syntax Admiration Vol. 7 No. 8 (2026): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v7i8.2723

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan mahasiswa keperawatan dalam menyelesaikan pendidikan. Meningkatnya jumlah mahasiswa yang gagal menyelesaikan studi tepat waktu di Akper Toraya melatarbelakangi perlunya identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa Akper Toraya Tana Toraja tahun 2009. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh mahasiswa tingkat II dan III berjumlah 148 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada 15 September 2009. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan SPSS 12. Sebagian besar mahasiswa memiliki motivasi belajar tinggi (71,6%), sedangkan 28,4% memiliki motivasi sedang dan tidak ada yang bermotivasi rendah. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar adalah kemampuan mahasiswa (p=0,000), kondisi fisik (p=0,001), lingkungan belajar (p=0,001), dan upaya dosen (p=0,000). Faktor yang tidak berpengaruh adalah cita-cita (p=0,094) dan unsur-unsur dinamis dalam pembelajaran (p=0,228). Kemampuan mahasiswa, kondisi fisik, lingkungan belajar, dan upaya dosen terbukti memengaruhi motivasi belajar. Disarankan agar mahasiswa meningkatkan kemampuan akademik dan menjaga kesehatan, institusi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta melibatkan dukungan keluarga, dan dosen lebih aktif melibatkan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi keberhasilan mahasiswa.