Galuh Indriyanti
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SantriSafe: Program Anti-Bullying Bagi Generasi Z Berbasis Psikoedukasi dan Nilai Pesantren Kuntarto; Lutfhi Makhasin; Septi Mariasari; Roy Andreas; Syaiful Anam; Galuh Indriyanti
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2026): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/0v1zj191

Abstract

Pondok Pesantren Darul Falah Purwokerto menghadapi keterbatasan pemahaman santri dalam membedakan bullying dari konflik biasa, belum memiliki unit pendampingan psikososial khusus, serta belum memiliki prosedur tertulis untuk pelaporan dan penanganan kasus. Program SantriSafe dilaksanakan untuk memperkuat literasi anti-bullying dan menyusun perangkat awal penanganan yang sesuai dengan nilai pesantren. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif dengan melibatkan 40 santri dan pengurus pesantren. Tahapannya mencakup pemetaan kebutuhan, pre-test, psikoedukasi berbasis nilai Islam, dialog, diskusi kasus, simulasi peran, presentasi kelompok, post-test, dan refleksi. Instrumen evaluasi mencakup sepuluh soal pengetahuan dan empat pernyataan kesiapan melapor, sedangkan keterlibatan peserta diamati melalui respons terhadap studi kasus, latihan pelaporan, dan refleksi akhir bersama pengurus pesantren. Data evaluasi dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan skor sebelum dan sesudah kegiatan. Rerata pengetahuan meningkat dari 62,5 menjadi 74,0, atau bertambah 11,5 poin (18,4%). Rerata kesiapan melapor pada skala empat poin naik dari 2,58 menjadi 2,91, dengan selisih 0,33 poin (12,8%). Program juga menghasilkan materi SantriSafe, rancangan awal SOP, dan rekomendasi pembentukan dukungan sebaya. Hasil tersebut menunjukkan capaian pembelajaran segera, sedangkan perubahan perilaku, penerapan prosedur, dan penurunan kasus memerlukan evaluasi lanjutan.