p-Index From 2021 - 2026
5.582
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Allocation Of Thesis Supervisor Using Genetic Algorithm Ratna Dewi Hidayaturrachmah; syaiful anam
Jurnal EECCIS Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.016 KB)

Abstract

Allocation of thesis supervisor is a way to determine the students’ thesis supervisor, so the students get the appropriate supervisor and the number of students guided by each supervisor does not exceed the maximum capacity. Allocation of thesis supervisor is not an easy taskbecause each supervisor has a capacity of the students that have to be guided and the supervisors major should be in accordance with the student's major in project.Allocation of thesis supervisor is an optimization problem that minimizes the number of mismatches between supervisor’s major and student’s project, and the number of supervisors whose guidance exceeds the maximum capacity.One of the methods that can be used to solve this problem is genetic algorithm.Genetic algorithm can solve optimization problems well on complex or even difficult mathematical models.The crossover operator is one of the operator that determines the success of the genetic algorithm.The commonly used crossover operator is the one cut point crossover operator, while after previous studies the position crossover operator is a crossover operator that developed to resolve the scheduling issues.Therefore, this research compares crossover position operator and the crossover one cut point operator to solve the problem of the thesis supervisor allocation. According to the results of the experiments, the genetic algorithm using crossover one cut point operators get better results in allocation of thesis supervisor rather than genetic algorithm with a position crossover operator.
NEUTRALITY IN CONFLICT MEDIATION PROCESS Syaiful Anam
Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Vol 5, No 2 (2020): Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs
Publisher : UNIDA Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.909 KB) | DOI: 10.21111/dauliyah.v5i2.4649

Abstract

In conflict mediation understanding the concept and mastering the skill of neutrality is perceived as essential. Despite as a fundamental and core principle in mediation, it has been a debate among mediators upon the outcome of the mediation itself. This principle puts mediator as facilitator who would not influence or be partial over the parties. Indeed, mediators highly respect on aspirations and demands of the parties by creating an acceptable procedural framework which enables disputants to achieve their goals fairly. Nevertheless it is practically an arduous principle and inapplicable. In addition, neutrality is not a stipulation for a successful mediation; rather, mediators need to and should be partial and biased in some cases. This article, therefore, is aimed to examine the problems revolve around the issues of neutrality in mediation process.
STUDI PERBANDINGAN KINERJA GEDUNG BETON BERTULANG SRPMK 6 LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER DAN NONLINEAR TIME HISTORY ANALYSIS Syaiful Anam; Bantot Sutriono; Retno Trimurtiningrum
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v8i1.922

Abstract

Indonesia is one of the earthquake-prone countries in the world. To reduce the impact of earthquakes, especially the missing life due to building collapse, the behavior or performance of buildings against the earthquakes is one of the most important things to consider. Therefore, inelastic or nonlinear analytical calculations must be performed. Some methods for calculating nonlinear analysis are static nonlinear pushover analysis and inelastic dynamic time history analysis. This study compares the performance results of the pushover analysis and time history analysis using the earthquake records from San Fernando, Morgan Hill and Kobe for a 6-story SRPMK reinforced concrete building. From the results of the pushover analysis and time history analysis, the same level of performance is obtained, which is IO (Immediate Occupancy) category for both X and Y directions. The displacement target obtained from the pushover analysis is 0.092 m for the X direction and 0.096 m for the Y direction. While the maximum displacement obtained from the results of time history analysis is 0.0129 m for the X direction and 0.005 m for the Y direction from the Kobe earthquake and San Fernando earthquake records.
URGENSI IKHTIYAT DALAM BERFATWA DI ERA MILLENIAL SYAIFUL ANAM
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 6 No 1 (2021): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya ikhtiat dalam berfatwa di era millenial. Sebagaimana realitas yang terjadi saat ini, banyak sekali orang-orang yang menstatuskan dirinya sebagai ustadz dan dai dengan mudahnya berfatwa terhadap permasalahan agama yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Islam. Padahal mereka masih belum memenuhi syarat-syarat menjadi seorang mufti. Imam syafi’ie memberikan syarat yang ketat bagi siapa yang hendak menjadi mufti diantaranya adalah memahami kitab Allah yang meliputi nasikh mansukh, muhkam mutasyabih, ta’wil tanzil, makkiyah madaniyah, asbabun nuzul, kemudian memahami hadis Nabi, yang meliputi nasikh mansukh, memahami seluk beluk hadis sebagaimana pemahamannya terhadap al-Quran, memahami bahasa, memahami syair, dan memahami segala perbedaan kondisi sosial masyarakat di berbagai daerah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan sumber data yang diambil dari kitab-kitab fatwa dan beberapa refrensi pendukung yang berkaitan.Manfaat penelitian ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan ilmiah sekaligus memberi edukasi bagi masyarakat bagaimana urgensi ikhtiat dalam berfatwa serta contoh aplikasi ikhtiat ulama salaf terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep ikhtiat dalam berfatwa menghendaki adanya kehati-hatian ketika berfatwa dengan melandaskan fatwanya kepada nash al-Quran dan hadis serta mengikuti alur dan persyaratan ulama salaf sehingga fatwa yang dihasilkan memberikan maslahah bagi kehidupan umat Islam.
Peran Organisasi Filantropi Internasional dalam Mendukung Pembangunan Daerah Lombok – Nusa Tenggara Barat (Studi Kasus: Yayasan LombokCare) Baiq Radikawati; Syaiful Anam; Y. A. Wahyuddin
Indonesian Journal of Global Discourse Vol. 2 No. 1 (2020): Indonesian Journal of Global Discourse
Publisher : The Department of International Relations Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.205 KB) | DOI: 10.29303/ijgd.v2i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dari Yayasan LombokCare dalam membantu anak-anak penyandang disabilitas di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperoleh hak-haknya. Penyandang disabilitas di Pulau Lombok seringkali menghadapi keterbatasan dalam mengakses pendidikan, kesehatan, diskriminasi dan rata-rata mereka berasal dari keluarga yang kurang mampu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan data primer (observasi dan wawancara langsung) serta data sekunder (buku, jurnal, laporan, artikel, dan data dari internet). Hasil penelitian menunjukkan Yayasan LombokCare telah melakukan perannya sebagai organisasi filantropi internasional melalui pelayanan pendidikan, rehabilitasi dan program sosial lainnya secara gratis yang diberikan kepada anak-anak disabilitas yang kurang mampu di Pulau Lombok dengan melakukan kemitraan bersama organisasi lainnya di luar negeri. Anak-anak tersebut telah banyak mengalami perkembangan dalam hal membaca, menulis, bergerak, dan membuat kreativitas sehingga peran mereka diharapkan dapat membantu pembagunan daerah Pulau Lombok, Provinsi NTB untuk mendukung dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
KAPITAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN DESA: KRITIK TERHADAP PROGRAM TRADE AND DISTRIBUTION CENTER (BUMDES) DI WILAYAH LOMBOK BARAT-PROVINSI NTB Syaiful Anam; Alfian Hdayat; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i1.227

Abstract

Agenda pembangunan yang terkait peningkatan kesejahteraan kerap mengalami kegagalan. Pembangunan dan model kebijakan yang sangat elites serta mengesampingkan nila-nilai kearifan lokal menjadi salah satu akar penyebab kegagalan tersebut. Studi ini bertujuan untuk menelaah bagaimana program pembangunan mengintegrasikan nilai-nilai luhur atau kapital sosial yang ada sebagai Engine of Development. Dalam konteks pembangunan desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk mencapai visi yang tertuang dalam “NTB Gemilang” memiliki program Trade and Distribution Center desa yakni program distribusi dan pusat perdagangan di desa melalui skema bisnis Badan Usaha Milik Desa. Skema ini bertujuan untuk modernisasi dan digitilasasi desa dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat desa. Namun, dalam perkembangan studi mengenai Badan Usaha Milik Desa di Indonesia pada umumnya merupakan kebijakan yang kerap diselewengkan untuk kepentingan politik dan pembangunan yang sifatnya parsial dan jangka pendek. Studi ini mencoba menelaah dan memberikan kajian kritis terhadap hilangnya kapital sosial dalam implementasi program Trade and Distribution Center desa. Melalui pendekatan kualitatif eksploratif, studi ini berfokus pada pilot poject Trade and Distribution Center di wilayah Lombok Barat NTB yang secara implisit telah menemukan jawaban bahwa kapital sosial tidak tereproduksi dalam agenda pembangunanan dikarenakan pembangunan yang tergambar sangat politis dan elites baik dalam penyusunan maupun implementasinya.
KAPITAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN DESA: KRITIK TERHADAP PROGRAM TRADE AND DISTRIBUTION CENTER (BUMDES) DI WILAYAH LOMBOK BARAT-PROVINSI NTB Syaiful Anam; Alfian Hdayat; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 7 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v7i1.227

Abstract

Agenda pembangunan yang terkait peningkatan kesejahteraan kerap mengalami kegagalan. Pembangunan dan model kebijakan yang sangat elites serta mengesampingkan nila-nilai kearifan lokal menjadi salah satu akar penyebab kegagalan tersebut. Studi ini bertujuan untuk menelaah bagaimana program pembangunan mengintegrasikan nilai-nilai luhur atau kapital sosial yang ada sebagai Engine of Development. Dalam konteks pembangunan desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk mencapai visi yang tertuang dalam “NTB Gemilang” memiliki program Trade and Distribution Center desa yakni program distribusi dan pusat perdagangan di desa melalui skema bisnis Badan Usaha Milik Desa. Skema ini bertujuan untuk modernisasi dan digitilasasi desa dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat desa. Namun, dalam perkembangan studi mengenai Badan Usaha Milik Desa di Indonesia pada umumnya merupakan kebijakan yang kerap diselewengkan untuk kepentingan politik dan pembangunan yang sifatnya parsial dan jangka pendek. Studi ini mencoba menelaah dan memberikan kajian kritis terhadap hilangnya kapital sosial dalam implementasi program Trade and Distribution Center desa. Melalui pendekatan kualitatif eksploratif, studi ini berfokus pada pilot poject Trade and Distribution Center di wilayah Lombok Barat NTB yang secara implisit telah menemukan jawaban bahwa kapital sosial tidak tereproduksi dalam agenda pembangunanan dikarenakan pembangunan yang tergambar sangat politis dan elites baik dalam penyusunan maupun implementasinya.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN LEMBAR KERJA MANDIRI (LKM) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS 8A DI SMP NEGERI 2 BELITANG JAYA OKU TIMUR Suryani Suryani; Syaiful Anam; Sundari Sundari; Siska Siska
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.154-164

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Lembar Kerja Mandiri (LKM) terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas 8A di SMP Negeri 2 Belitang Jaya OKU Timur. Penelitian dilakukan menggunakan ancangan kuantitatif. populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 02 Belitang Jaya kelas VIII sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 53 orang. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIIIa, dari dua kelas, satu yang di jadikan sampel. Berdasarkan kajian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Penggunaan keterampilan menulis puisi menggunakan lembar kerja mandiri (LKM) memberikan dampak yang positif sebesar 25% bagi peserta didik lebih aktif dalam proses belajar. Dengan demikian, dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.
OPTIMALISASI PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENJADIKAN DESA PONTEH SEBAGAI DESA UMKM Syaiful Anam; Mohammad Fahrur Rozi; Marsum Marsum
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v3i2.824

Abstract

Micro, small and medium business (MSME) activities are one of the business fields that can develop and are consistent in the national economy. Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a good place for the creation of jobs planned by the government, private sector and Village, Galis District, Pamekasan Regency individual business actors. Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) at Ponteh expands fastly. A lot of business create larger job opportunity in order to reduce unemployment people. One of the idea on empowering UMKM in information technology era is by establishing central communication of UMKM based on Website. By making web marketing media, besides it provides information about UMKM development in Ponteh, it can be functioned to access for any information of production factors. In addition, it can communicate with another UMKM globally to extend the networks. But some employers are constrained by rising raw material prices, the limited of human resources, has a problem in the capital, lack of infrastructure and lack of access to product marketing.
Gagalnya Gerakan 30 September 1965 Dan Dampak Terhadap Keberadaan Partai Komunis Di Indonesia Syaiful Anam; Alfian, Rahman Latif
JSI: Jurnal Sejarah Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Sejarah Islam
Publisher : Progam Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab gagalnya gerakan 30 September 1965 dan untuk mengetahui keberadaan partai komunis di Indonesia setelah gagalnya gerakan 30 September 1965. Penelitian ini merupakan jenis penelitian sejarah, yang di dalamnya mempelajari peristiwa sejarah dan pengaruhnya, penelitian sejarah ini menggunakan literatur, dimana sumber yang digunakan adalah sumber sekunder yang berasal dari Buku, Jurnal, ataupun Artikel. Hasil penelitian ini, pertama, Bahwa Gagalnya Gerakan 30 September 1965 ini terjadi karena tidak tertangkapnya salah satu Jendral dari ke tujuh Jendral yang di incar oleh PKI, beliau adalah Jendral TNI A.H. Nasution. Faktor lain yang menyebabkan gagalnya Gerakan 30 September 1965 ini karena selamatnya Soekitman dari tawanan PKI. Kemudian Soekitman membantu menemukan lokasi sumur di lubang buaya. Kedua, Dampak dari gagalnya Gerakan 30 September 1965 terhadap keberadaan partai komunis di Indonesia sangat berpengaruh, sebab setelah terjadinya aksi penculikan dan pembunuhan kepada para Jendral, Tentara Indonesia dan kelompok organisasi anti komunis langsung bergerak menumpas orang-orang pro dengan PKI. Hingga pada akhirnya tanggal 12 Maret 1966 Letjen TNI Soeharto atas nama Presiden/Panglima tertinggi ABRI/Mandataris MPRS menandatangani surat keputusan Presiden/Pangti/Mandataris MPRS/PBR No.1/3/1966, yaitu mengenai pembubaran PKI dan organisasi yang bernaung dan berlindung di bawahnya serta menyatakannya sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah kekuasaan Negara Republik Indonesia.