Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Penguatan UMKM, Ketahanan Pangan, dan Kelestarian Lingkungan di Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk Saisa Briyanti; Gina Pertiwi; Devi Dania; Aulia Rahmah Nurojanah; Audina Shifa Azahra; Nur Afifah Adilah; Andre Haiqal; Arif Mochamad Rifan; Muhammad Rivalsyah; Cici Salsa Rizqiyani; Octavia Chandra Dewi Dewi; Muhammad Suryanuddin
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.61

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk, dengan fokus utama pada penguatan UMKM serta ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan sebagai program pendukung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok KKN Tematik Sagara Karsa Universitas Al-Ghifari yang beranggotakan 10 mahasiswa selama satu bulan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penguatan UMKM menyasar sembilan pelaku usaha lokal melalui pendataan, pendampingan legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB), fasilitasi sertifikasi halal, edukasi higiene produksi, serta digitalisasi sistem pembayaran menggunakan QRIS. Sementara itu, program pendukung diwujudkan melalui Aksi Dapur Lestari dengan penyemaian 1.000 bibit tanaman hortikultura untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah tangga, serta aksi penanaman pohon dan gotong royong bersama warga dan Satgas Citarum Harum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi program berhasil meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kesiapan masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi, pangan, dan lingkungan desa secara mandiri. Keberlanjutan keberhasilan program ini membutuhkan pendampingan pascaprogram serta kolaborasi sinergis yang kuat antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal.